Kekurangan APD, 3 Dokter Muslim Meninggal akibat Corona

Restu Prihargayu, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 01 614 2192288 kekurangan-apd-3-dokter-muslim-meninggal-akibat-corona-tjtfTtMs3t.jpg Wabah COVID-19 (Foto: Pixabay)

Rupanya alat pelindung diri (APD) pasokkannya kurang di mana-mana. Tak hanya di Indonesia, di Inggris pun jumlah APD juga kurang. Padahal tenaga medis membutuhkannya untuk merawat pasien corona.

Tiga dokter muslim di Inggris dilaporkan meninggal dunia karena terinfeksi virus corona dalam waktu sepekan. Mereka meninggal akibat kekurangan APD saat merawat pasien COVID-19, akibatnya mereka tertular.

dokter-dokter muslim terkena corona

Dilansir dari The New Arab Rabu, (1/4/2020), para dokter muslim itu merupakan imigran yang datang ke Inggris. Namun dedikasi mereka sangat luar biasa bagi kemanusiaan di tengah wabah corona.

Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan asal Sudan, Dr Amged El Hawrani meninggal di Leicester, Inggris setelah ia dinyatakan positif mengidap penyakit COVID-19 usai menangani pasien COVID-19.

Meninggalnya Dr Amged El Hawrani diikuti oleh meninggalnya Dokter Bedah Adil El Tayar dan Dokter Umum Habib Zaidi.

Dr El Tayar, 63, sebelumnya bekerja di Sudan dan Arab Saudi, sebelum kembali untuk membantu Inggris mengatasi pandemi virus corona.

"Dia ingin dikirim ke tempat yang paling berguna bagi kemanusiaan dalam krisis ini," ujar Zeinab Badawi, sepupu Dr El Tayar.

"Itu tipikal sepupuku Adil. Ia pria yang selalu bersedia membantu orang lain. Selalu tersenyum dengan ikhlas membantu orang."

Hanya perlu 12 hari bagi Adil untuk beralih dari dokter yang tampak bugar dan cakap yang bekerja di rumah sakit, menjadi seorang pasien COVID-19.

Tiga dokter ini merupakan pahlawan kemanusiaan yang rela membantu pasien positif corona hingga mereka menghembuskan napas terakhirnya karena tertular corona.

"Tiga dokter NHS telah meninggal dunia karena COVID-19 Adil El-Tayar, Amged El-Hawrani, dan Habib Zaidi. Jangan lagi mengajari muslim tentang nilai-nilai Inggris, sebab mereka melebihi itu," tulis seorang netizen.

Pasien COVID-19 di London jumlahnya membludak. Pemerintah Inggris diperingatkan untuk mempersiapkan APD yang memadai.

Bahkan para ilmuwan telah memperingatkan bahwa ribuan ventilator baru mungkin akan terlambat tiba di Inggris. Kekurangan APD memang sudah menjadi masalah di berbagai negara yang tak siap menghadapi wabah corona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini