Sekjen Majelis Ulama Indonesi (MUI), KH Anwar Abbas mengatakan, saat pandemi virus corona (COVID-19) seperti sekarang ini, berbuat baik adalah tindakan yang yang dianjurkan.
Sebab berbuat baik memang dianjurkan saat terjadi musibah. Termasuk musibah wabah corona saat ini.
Salah satunya dijelaskan dalam salah satu riwayat hadist, Rasulullah SAW bersabda,
خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ
Artinya: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia"(HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).
"Muncul pertanyaan bagaimana kita mengimplementasikan ayat tersebut di tengah-tengah merebaknya virus corona di negeri saat ini? Jawabannya dapat kita temukan dalam salah satu ayat Alquran yang artinya, Allah akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat lebih tinggi,"katanya dalam keterangan resmi yang okezone terima, Kamis (2/4/2020).

Lebih lanjut, kata Anwar, dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa ada dua cara yang sangat bisa dilakukan untuk membuat hidup lebih berarti dan bermakna bagi diri umat Islam dan orang lain. Antara lain melalui pendekatan keimanan dan melalui pendekatan keilmuan.
"Melalui pendekatan keimanan kita mengajak diri kita dan orang lain untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada-Nya karena dengan itulah hidup kita akan semakin tenang dan terasa bermakna," tuturnya.