Selain itu, ia merasa bersedih dan kasihan kepasa para tenaga medis yang gugur karena menjadi garda terdepan untuk melawan COVID-19. Ia pun medengar mereka (tenaga medis) meminta kepada masyarakat agar tetap di rumah, tidak keluar apabila bukan keadaan mendesak.
Ternyata aksi turun ke jalan untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya COVID-19 itu membuahkan hasil. Zainudin mengatakan, saat ini masyarakat sudah mulai berkurang untuk kegiatan di masjid dan kumpul-kumpul lainnya.
"Sebelumnya masih ada yang sholat berjamaah di masjid, Jumatan masih. Tapi setelah kami sosialisasikan, Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada lagi, bahkan saya kira semua sudah tidak sholat Jumat. Saya setiap pagi sms teman-teman, mari kita bantu pemerintah agar cepat memutus mata rantai virus ini. Berbuat jangan cuma nonton," pungkasnya.
(Muhammad Saifullah )