Alhamdulillah, Fizi Upin Ipin Akhirnya Minta Maaf dan Sudah Insaf

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 04 Juni 2020 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 614 2224218 alhamdulillah-fizi-upin-ipin-akhirnya-minta-maaf-dan-sudah-insaf-i4exeNfaNK.jpg Karakter Fizi di serial animasi Upin Ipin. (Foto: Istimewa/Twitter)

MOHAMMAD Al Hafezzy atau Fizi, salah satu karakter dalam serial animasi Upin dan Ipin, akhirnya meminta maaf kepada sahabat kembarnya tersebut. Sebab sebelumnya ia telah mengucapkan sesuatu yang menyakitkan, yakni jika tidak memiliki ibu maka tidak ada surga, karena surga ada di telapak kaki ibu.

Sontak ucapan Fizi tersebut membuat Upin dan Ipin sedih. Tayangan ini pun menjadi trending topic di linimasa Twitter dan media sosial lainnya.

Dikutip dari akun Twitter MNCTV, Kamis (4/6/2020), Fizi mengatakan meminta maaf kepada Upin dan Ipin karena telah berbuat tidak menyenangkan. Ia mengaku khilaf dan kini sudah tobat.

"Saya di sini untuk memohon maaf kepada Upin dan Ipin. Tak sengaje salah cakap waktu itu. Fizi sudah insaf. Jadi jangan marahi Fizi lagi," katanya saat melakukan video call dengan Upin dan Ipin.ย 

ย 

Sambil menangis, Fizi terus meminta maaf kepada kedua sahabatnya itu. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut, sehingga melukai Upin dan Ipin yang merupakan anak yatim-piatu.

Melihat kesungguhan Fizi, akhirnya Upin dan Ipin memaafkan Fizi dan akan tetap menjadi sahabat, juga bermain bersama lagi.

Sebelum meminta maaf kepada Upin dan Ipin, Fizi dianggap warganet sebagai anak yang tidak memiliki akhlak.

Karakter Fizi di sini adalah sosok anak laki-laki yang ceplas ceplos, dan kerap membuat kesal teman-temannya karena bercandanya dinilai berlebihan.ย 

Sementara Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memperingatkan kepada umat Islam agar selalu menjaga lisan. Jauhi perkataan yang dapat melukai hati seseorang.

"Etika dalam Islam menjaga lisan sangat penting, saking pentingnya hingga Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam mengingatkan berkali-kali, hati-hati dengan lisan kita," terang Ustadz Ainum Yaqin saat dikonfirmasi Okezone belum lama ini.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

ุณูุฆูู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽุŒ ู…ูŽุง ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑู ู…ูŽุง ูŠูุฏู’ุฎูู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซุงู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ุŒ ูˆูŽุญูุณู’ู†ู ุงู„ู’ุฎูู„ูู‚ูยป ุŒ ูˆูŽุณูุฆูู„ูŽ ู…ูŽุง ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑู ู…ูŽุง ูŠูุฏู’ุฎูู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑูŽุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุงู„ู’ุฃูŽุฌู’ูˆูŽููŽุงู†ู: ุงู„ู’ููŽู…ูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ููŽุฑู’ุฌู

Artinya: "Nabi pernah ditanya tentang perbuatan yang paling banyak menyebabkan seseorang masuk ke dalam surga. Beliau menjawab 'Ketakwaan dan perangai yang baik'. Beliau juga ditanya mengenai perbuatan yang paling banyak menyebabkan seseorang masuk ke neraka. Beliau menjawab 'Dua lubang; Mulut (yakni lisan) dan kemaluan." (HR Ibnu Majah).ย 

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Selain itu, ucapan atau lisan merupakan cerminan diri dan akan diketahui akhlak yang sebenarnya. Kemudian tidak jarang orang celaka akibat ucapannya sendiri.

"Lisan adalah cerminan hati, baik buruknya bersumber pada hati seseorang, mencerminkan akhlak dan budi pekertinya. Lisan juga sumber malapetaka, munculnya bahaya, bahkan kerusakan juga karena ketidak mampuan seseorang menjaga lisan," pungkasnya.ย 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini