Jangan Buru-Buru Cerai saat Rumah Tangga Bermasalah, Mungkin Ini Tujuan Allah

Sarah Nurjannah, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 30 330 2238714 jangan-buru-buru-cerai-saat-rumah-tangga-bermasalah-mungkin-ini-tujuan-allah-V9hHT2fMcd.jpg ilustrasi (stutterstock)

ALLAH Subhannahu’ata’alla telah menciptakan makhluk termasuk manusia berpasang-pasangan agar bisa saling mencintai dan menyayangi hingga akhirnya terbentuk sebuah komitmen dalam pernikahan.

Saat berumah tangga, masalah, ujian dan cobaan tetap akan ada. Tidak selalu berjalan seperti yang diinginkan. Ada saja hal yang membuat bahtera keluarga goyah, hanya saja butuh kebijaksanaan dan kesabaran dalam menghadapinya.

Baca juga: Soal Risma, Ikatan Sarjana Quran: Tak Boleh Sujud Selain kepada Allah!

“Sudah sepantasnya kita menyikapi segala hal yang terjadi dengan berbaik sangka bahwa ini atas kuasa dan keendak-Nya, melalui keyakinian ini, bisa kita jadikan kunci dalam menghadapi persoalan apapun bagi kita sebagai muslim di hadapan Allah SWT sebagai Pencipta, Pemelihara, dan Penjamin Rezeki seluruh makhluk yang ada di langit dan di bumi ini,” kata pendakwah Ustadz Mohammad Teguh Budiman kepada Okezone, Selasa (30/6/2020).

Ustadz Teguh melanjutkan, melalui ujian dan cobaan yang dihadapi tersebut, Allah memiliki maksud ingin menaikkan kelas keimanan kita. Allah ingin melihat pula sejauh mana ketergantungan hambaNya kepada-Nya.

Allah ingin melihat, apakah musibah yang menimpa terhadap kedua insan tersebut mampu membuat hamba-Nya semakin mendekat ataukah malah semakin menjauh dari-Nya.

Jangan sampai hanya gara-gara masalah sepele dalam rumah tangga, pasangan suami-istri pun langsung memutuskan bercerai atau talak. Perbuatan ini sungguh dibenci oleh Allah.

Dari Umar R.A, Rasulullah SAW bersabda,

“Sesuatu yang halal tapi dibenci oleh Allah adalah perceraian.” (HR.Abu Daud dan Hakim)

Menurut Ustadz Teguh, pasangan suami-istri harus saling melengkapi. Istri harus jadi sandaran dan penyejuk hati suami, sedangkan suami harus jadi pelindung istri.

Islam sebagai agama tauhid, mensyariatkan hubungan suami-istri agar langgeng. Pernikahan sebagai tempat bagi suami-istri untuk berkeluh kesah satu sama lain dan saling menjaga aib.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini