Hikmah Puasa: Menahan Hawa Nafsu hingga Mengajarkan Bersyukur

Hantoro, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 330 2247455 hikmah-puasa-menahan-hawa-nafsu-hingga-mengajarkan-bersyukur-Cw6G2uRlSU.jpg Ilustrasi buka puasa. (Foto: Istimewa/Thought.co)

BANYAK hikmah yang bisa diraih dari menjalankan ibadah puasa. Baik itu puasa wajib maupun sunah. Hikmahnya tentu tidak dapat dinilai oleh manusia, sebab menjadi pemberian langsung dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Puasa sendiri adalah amalan yang selalu dikerjakan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Ganjaran dari mengerjakan puasa adalah mendapat tempat tersendiri di surga.

Baca juga: Puasa Senin-Kamis Sangat Istimewa, Ini Dalil-dalilnya 

Berdasarkan riwayat dari Sahl bin Sa'ad, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

Artinya: "Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut 'Ar Rayyan'. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, 'Mana orang yang berpuasa.' Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya'." (HR Bukhari Nomor 1896 dan Muslim Nomor 1152)

Adapun dari menjalankan ibadah puasa, Muslimin bisa meraih banyak hikmah. Berikut ini di antaranya, seperti dikutip dari Muslim.or.id, Kamis (16/7/2020).

1. Bersyukur akan nikmat

Puasa mengajarkan Muslimin supaya bisa merasakan nikmat dunia. Misalnya orang yang puasa lalu berbuka, tentu terasa nikmat sekali berbuka puasa meskipun dengan seteguk air putih.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

للصائم فرحتان : فرحة عند فطره و فرحة عند لقاء ربه

"Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak." (HR Muslim Nomor 1151)

Puasa juga mengajarkan apabila seseorang ingin menikmati dunia, maka jangan terus mengikuti hawa nafsu mencari nikmat dunia tanpa terkendali dengan syariat.

Baca juga: Yuk Puasa Senin-Kamis, Barengi dengan Amal Salih Lainnya 

2. Menahan hawa nafsu

Ketika hendak berbuka puasa, di hadapan biasanya tersaji berbagai hidangan berbuka. Sebelum memakannya, ada hawa nafsu untuk menghabiskan semua hidangan. Tetapi setelah berbuka, hanya mampu menyantap beberapa saja.

Hal ini mencerminkan manusia tidak pernah puas terhadap dunia, bahkan ketika mendapatkannya, ingin terus menambahkan.

Ilustrasi buka puasa. (Foto: Istimewa)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

ﻟَﻮْ ﺃَﻥَّ ﻻِﺑْﻦِ ﺁﺩَﻡَ ﻭَﺍﺩِﻳًﺎ ﻣِﻦْ ﺫَﻫَﺐٍ ﺃَﺣَﺐَّ ﺃَﻥْ ﻳَﻜُﻮﻥَ ﻟَﻪُ ﻭَﺍﺩِﻳَﺎﻥِ ، ﻭَﻟَﻦْ ﻳَﻤْﻸَ ﻓَﺎﻩُ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﺘُّﺮَﺍﺏُ ، ﻭَﻳَﺘُﻮﺏُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﻦْ ﺗَﺎﺏَ

"Seandainya seorang anak Adam memiliki satu lembah emas, tentu ia menginginkan dua lembah lainnya, dan sama sekai tidak akan memenuhi mulutnya (merasa puas) selain tanah (yaitu setelah mati) dan Allah menerima taubat orang-orang yang bertaubat." (Muttafaqun ‘alaih)

Baca juga: Umat Islam Disunahkan Puasa Minimal 3 Hari dalam Sebulan 

Ilustrasi puasa. (Foto: Istimewa)

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda:

ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﻌَﺒْﺪُ ﻣَﺎﻟِﻰ ﻣَﺎﻟِﻰ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻟَﻪُ ﻣِﻦْ ﻣَﺎﻟِﻪِ ﺛَﻼَﺙٌ ﻣَﺎ ﺃَﻛَﻞَ ﻓَﺄَﻓْﻨَﻰ ﺃَﻭْ ﻟَﺒِﺲَ ﻓَﺄَﺑْﻠَﻰ ﺃَﻭْ ﺃَﻋْﻄَﻰ ﻓَﺎﻗْﺘَﻨَﻰ ﻭَﻣَﺎ ﺳِﻮَﻯ ﺫَﻟِﻚَ ﻓَﻬُﻮَ ﺫَﺍﻫِﺐٌ ﻭَﺗَﺎﺭِﻛُﻪُ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ

"Hamba berkata, 'Harta-hartaku.' Bukankah hartanya itu hanyalah tiga: yang ia makan dan akan sirna, yang ia kenakan dan akan usang, yang ia beri yang sebenarnya harta yang ia kumpulkan. Harta selain itu akan sirna dan diberi pada orang-orang yang ia tinggalkan." (HR Muslim Nomor 2959)

Baca juga: Hukum Menggabung Puasa Syawal dengan Puasa Senin-Kamis 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya