Puasa Arafah atau Bayar Utang Ramadhan Dulu Ya?

Riyadi Akmal, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 614 2250866 puasa-arafah-atau-bayar-utang-ramadhan-dulu-ya-qoNAzQIOIK.jpg Ilustrasi puasa. (Foto: Shutterstock)

Sebagaimana dalam hadis qudsi juga disebutkan bahwa amalan wajib itu lebih utama dari yang sunnah:

وَمَا تَقَرَّبَ إِلَىَّ عَبْدِى بِشَىْءٍ أَحَبَّ إِلَىَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ

Artinya: "Tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan wajib hingga aku mencintainya." (HR Bukhari Nomor 6502)

Baca juga: Besok Muslim Turki Sholat Jumat Perdana di Hagia Sophia 

Sa'id bin Al Musayyib berkata mengenai puasa di bulan Dzulhijjah yang berbunyi:

لاَ يَصْلُحُ حَتَّى يَبْدَأَ بِرَمَضَانَ

Artinya: "Tidaklah layak melakukkannya sampai memulainya terlebih dahulu dengan mengqadha puasa Ramadhan." (Diriwayatkan oleh Bukhari)

Ilustrasi puasa. (Foto: Istimewa)

Setiap Muslim diwajibkan melaksanakan ibadah yang wajib terlebih dahulu sebelum melaksanakn yang sunah, karena Allah Subhanahu wa ta'ala sangat mencintai hamba-Nya yang mendekatkan diri kepada-Nya melalui amalan wajib yang dilaksanakan.

Di bulan Dzulhijjah ini jika masih memiliki qadha puasa, mari laksanakan dengan niat puasa qadha bulan Ramadhan karena Allah Ta'ala. Semoga semua Muslimin juga mendapatkan pahala dan keberkahan di bulan Dzulhijjah ini. Amin Yaa Rabal'alamin.

Wallahu a'lam.

Baca juga: Dzulhijjah, Bulan Pernikahan Ideal Fatimah dan Ali 

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini