3. Diam saat marah. Jika seseorang dikuasai amarah, maka hendaknya ia diam. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah bersabda: “Ajarilah, permudahlah dan jangan mempersulit. Dan jika salah seorang dari kalian marah, hendaknya ia diam,” (HR. Bukhari).
4. Duduk dan berbaring. Apabila sikap diam tidak memberi pengaruh apa-apa, maka duduk dan berbaring bisa menyembuhkan amarah. Nabi bersabda: “Jika salah seorang dari kalian marah dan ia sedang berdiri maka hendaknya ia duduk. Dan jika marahnya belum sirna, maka hendaknya ia berbaring.” (HR. Abu Dawud).
5. Berwudhu dan mandi. Jika cara di atas tidak juga berhasil, maka hendaknya orang yang marah segera berwudu dan mandi. Nabi bersabda: “Marah itu dari setan, dan setan tercipta dari api. Api hanya bisa dipadamkan dengan air. Iika salah seorang dari kalian marah, hendaknya ia berwudu,” (HR. Abu Dawud).
(Rizka Diputra)