SURAH Yasin yang berarti 'Hai Manusia' merupakan salah satu surah yang istimewa dalam kitab suci Alquran. Surah ini melambangkan tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa ta'ala yang dipandang yakni oleh seluruh alam semesta.
Dikutip dari laman About Islam, Kamis (20/8/2020), berikut makna atau kandungan yang ada di Surah Yasin dan bisa menjadi renungan untuk semua Muslim, yakni:
1. Kalimat Illahi atau Allah, dan sikap orang yang lalai (1-12)
Surah Yasin dimulai dengan pembahasan tentang wahyu Alquran dan tujuannya, serta orang Arab tidak terbiasa dengan petunjuk dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dan Alquran.
لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمْ فَهُمْ غَٰفِلُونَ
Litunżira qaumam mā unżira ābā`uhum fa hum gāfilụn
"Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai." (QS Yasin: 6)
Oleh karena itu, Alquran merupakan peringatan, dan pengingat bagi yang lalai. Salah satunya ghaflah yaitu penyakit hati yang dapat menghalangi seseorang untuk mendapatkan tuntunan.
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ
Wa ja'alnā mim baini aidīhim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyaināhum fa hum lā yubṣirụn
"Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat." (QS Yasin: 9)
Baca juga: Hidupkan Hati di Bulan Muharram dengan Berbagi kepada Sesama
2. Renungkan Sejarah (13-30)
Selanjutnya di dalam Surah Yasin menyebutkan kisah suatu kelompok yang menerima tiga utusan dan satu pendukung. Ini adalah kejadian yang menarik dari banyak aspek. Sebagaimana dijelaskan, Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
إِذْ أَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمُ ٱثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوٓا۟ إِنَّآ إِلَيْكُم مُّرْسَلُونَ
Iż arsalnā ilaihimuṡnaini fa każżabụhumā fa 'azzaznā biṡāliṡin fa qālū innā ilaikum mursalụn
"(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang diutus kepadamu." (QS Yasin: 14)
وَجَآءَ مِنْ أَقْصَا ٱلْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱتَّبِعُوا۟ ٱلْمُرْسَلِينَ
Wa jā`a min aqṣal-madīnati rajuluy yas'ā qāla yā qaumittabi'ul-mursalīn
"Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu." (QS Yasin: 20)
Baca juga: Bubur Asyura, Hidangan Lezat Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram