إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allāh dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam atau terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan pernah merugi lagi bangkrut dan sirna.”
Selain itu, pedagang juga perlu meneladani Rasulullah. Nabi Muhammad SAW merupakan pebisnis sukses. Sejak masa muda, Nabi Muhammad SAW berdagang lintas negara dari Makkah hingga ke Syam. Dengan modal kejujuran, beliau sukses membangun bisnisnya.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,