Kisah Mualaf Mayor Abdullah, Mendapat Hidayah Saat Berada di Atas Kapal

Khairunnisa Nanda Zahra, Jurnalis · Senin 07 Desember 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 07 330 2323095 kisah-mualaf-mayor-abdullah-mendapat-hidayah-saat-berada-di-atas-kapal-ZtnC9lvL7j.jpg Hidayah datangnya bisa kapan saja. (Foto Ilustrasi: The Circle)

JAKARTA – Hidayah bisa kapan saja datangnya dan tak mengenal lokasi membuat orang memutuskan untuk menjadi mualaf.

Seperti yang dialami Mayor Abdullah memutuskan memeluk Islam saat dirinya dalam perjalanan menumpang sebuah kapal laut.

Mayor Abdulullah mendapatkan hidayah pembelajaran hidup tentang agama Islam dari nahkhoda kapal Syaikh Ali.Syaikh Ali ini membuka jalan pikirannya memeluk Islam saat perjalan di kapal.

Baca Juga: 3 Tanda Orang yang Sungguh-Sunguh Bertobat

Dikutip dari Buku Islam The Final Choice: Seberkas Hidayah Menjemput Tokoh-tokoh Dunia pada Senin (7/12/2020).

“Pada saat panggilan sholat tiba, dia (Syaikh Ali) meninggalkan urusannya dan melaksanakan sholat dengan penuh perhatian dan kekhusukan. Dia senantiasa dipenuhi dengan moral yang sangat baik dan memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan tugas," tuturnya dalam buku itu.

Baca Juga: Mengenal Prinsip Zuhud Agar Tak Terjebak Kesenangan Dunia yang Sementara

Sifat, hati, dan pikiran yang baik membuat Mayor Abdullah tertarik. Bersamaan dengan perasaan yang mendalam, saya mendapati diri sendiri untuk mengetahui mengenai agama yang luar biasa ini yang telah membentuk orang-orang unik, menjaga sifat dan penuh dengan nilai-nilai moral.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Di sinilah (Islam), saya percaya dengan kepercayaan dan keyakinan yang mendalam bahwa hanya Islam agama yang benar di dunia. Lailaha illahallah merupakan konsep mendasar. Hasilnya adalah saya memutuskan memeluk Islam," ucapnya lagi.

Hal ini sangat sesuai dengan Firman Allah Subhanahu wa ta'ala (SWT) dalam QS. Al-Imran ayat 103:

“Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.”

Masuk dalam jalan terang dari masa lalu yang gelap menjadi acuan bagi siapapun yang memutuskan menjadi seorang mualaf. Dalam Syariat Islam terdapat berbagai ajaran untuk terus berusaha mengamalkan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya