Surah Yasin Jantung Al-Quran, Begini Penjelasannya

Nazmi Tsaniya, Jurnalis · Selasa 15 Desember 2020 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 15 330 2327939 surah-yasin-jantung-al-quran-begini-penjelasannya-8wmAf0k8CN.jpg Kitab Suci Al-Quran: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Surah Yasin termasuk dalam surah Makkiyah dan merupakan surah ke-36 yang terdiri dari 83 ayat.

Surah ini juga mengandung banyak makna yang tersembunyi. Sebagai seorang muslim, sudah sebaiknya mengetahui arti dan kandungan surah-surah yang terdapat dalam Al-Quran.

Hal ini dijelaskan dalam buku "Menerapkan Keajaiban Surah Yasin dalam Kehidupan Sehari-hari" oleh Achmad Chodjim dikutip pada Selasa (15/12/2020).

Baca Juga: Karya Syaikh Ali Thantawi Soal Kematian yang Menggetarkan Hati

Yasin adalah jantung Al-quran. Bahkan sebagian besar ahli tafsir menyetir sebuah hadis yang menyatakan “Setiap sesuatu ada jantungnya (esensinya), dan jantung (esensi) Alquran adalah Surah Yasin.

Jantung adalah pusat kehidupan, maka jangan heran bila Surah Yasin dibacakan untuk orang-orang yang sedang mengalami sakaratul maut, atau untuk membangunkan kesadaran manusia.

Menurut Prof. Dasteghib, Surah Yasin mencakup penjelasan tentang keberadaan Allah, hari kebangkitan, keimanan kepada Allah dan para nabi beserta tujuannya, serta bantahan terhadap orang-orang kafir dan musyrik. Selain itu, di dalam Surah Yasin juga diutarakan argumen tentang kebenaran ajaran Ilahi, kejadian di surga dan neraka beserta keadaan para penghuninya.

Baca Juga: Ganjarannya Syahid bagi Ibu yang Wafat Ketika Melahirkan

Abdullah Yusuf Ali menyebutkan di kata pengantar Surah Yasin bahwa surah ini merupakan figur sentral dalam pengajaran agama Islam. Surah ini juga mengandung doktrin sentral tentang pewahyuan dan hari akhirat.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Terkandung pula dalam surah ini adalah ayat-ayat yang menjelaskan bukti keberadaan Allah yang ada di alam. Dari yang terkandung itulah, surah ini menjadi jantungnya Alquran.

Muhammad Asad juga tidaklah berbeda dengan para ahli tafsir lainnya. Bahkan menurutnya, hampir seluruh isi surah ini ditujukan untuk menjawab problem pertanggungajawaban moral manusia dalam hidup ini, dan selanjutnya menuju pada kepastian pengadilan Tuhan di Hari Kebangkitan.

Baca Juga: Orangtua Masih Ada Tapi Anak Kategori Ini Bisa Disebut Yatim Piatu

Oleh karena kandungannya itu, Nabi Muhammad SAW menyeru pengikutnya untuk menghafal dan membacakannya bagi orang yang sedang mengalami proses kematian dan juga terhadap orang yang mati.

Maulana Muhammad Ali membagi kandungan Surah Yasin sesuai dengan banyaknya rukuk yang ada di dalam surah ini. Ada lima rukuk dalam surah ini. Rukuk pertama menerangkan tentang kebenaran Alquran, rukuk kedua tentang kalam ibarat dalam wahyu, rukuk ketiga tentang kebenaran Alquran pada kodrat alam.

Rukuk keempat menerangkan konsekuensi terhadap penerimaan atau penolakan terhadap Alquran. Dan, rukuk terakhir, yaitu rukuk kelima, tentang penjelasan kehidupan pascakematian.

Saya membagi seluruh ayat menjadi 19 bab. Untuk menghindarkan pembaca dari kejenuhan atau kelelahan mata akibat membaca maka buku ini saya bagi menjadi 2 jilid. Jilid pertama berisi 10 bab dan buku kedua berisi 9 bab.

Sepuluh bab di buku pertama meliputi pembahasan ayat 1-40, sedangkan buku kedua mencakup pembahasan ayat 41 hingga 83. Surah Yasin secara utuh dalam tulisan Arab ditempatkan sebagai lampiran pada bagian akhir dari buku ini.

Semoga Anda mendapatkan sorotan Cahaya-Nya dalam membaca buku ini sehingga Anda dapat mengambil manfaat dan hikmah dari dalamnya. 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya