Nikah Misyar Lagi Trend di Arab Saudi? Ini Pengertiannya

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 614 2438227 nikah-misyar-lagi-trend-di-arab-saudi-ini-pengertiannya-Poid6KZn7s.jpg Nikah Misyar. (Foto: Freepik)

NIKAH Misyar sering juga diistilahkan dengan nikah itsar adalah pernikahan yang memenuhi segala rukun dan syaratnya, dilakukan karena suka sama suka, ada walinya, ada saksinya, dan ada maharnya. Hanya saja, sang istri merelakan beberapa haknya tidak dipenuhi oleh suaminya, misalnya hak nafkah, atau hak gilir, atau tempat tinggal. Nah saat ini di Arab Saudi nikah misyar sedang trend. 

Baca Juga: Pernikahan yang Dilarang Menurut Islam, Nomor 3 Nikah Mut'ah Alias Kawin Kontrak (1)

Melasir Straits Times pada Jumat (9/7/2021) nikah misyar sudah mulai berkembang sejak 1996. Kala itu otoritas agama tertinggi Kerajaan Saudi melegitimasi nikah misyar dalam semacam maklumat. Artinya, pernikahan ini sah secara hukum meskipun tidak tercatat di catatan sipil dan tanpa perlu memberikan mas kawin.

Konsekuensi dari praktik ini adalah si perempuan tidak akan mendapatkan sejumlah hak seperti pada pernikahan pada umumnya. Mereka tidak wajib hidup bersama suaminya dan tidak mendapatkan dukungan keuangan.

Namun pernikahan semacam ini lansung ditentang oleh para kritikus karena. Mereka menganggap nikah misyar sama saja melegitimasi pergaulan bebas.

Bahkan parahnya lagi nikah semacam ini dilakukan sembunyi-sembunyi sehingga jelas bertentangan dengan prinsip utama pernikahan dalam Islam yang membutuhkan pengumuman ke publik.

Baca Juga: Pernikahan yang Dilarang Islam, Nomor 9 Catatan Penting Bagi Suami

Berdasarkan wawancara dengan sejumlah pelaku nikah misyar, mereka memandang pernikahan ini sebagai campuran antara praktik sah dan hidup melajang. Nikah misyar juga dianggap menguntungkan bagi orang-orang yang ingin berpoligami. Apalagi, tidak ada kewajiban untuk mengurus rumah tangga dari pernikahan tersebut.

Seorang pelaku nikah misyar yang berprofesi sebagai pegawai pemerintah Arab Saudi berusia 40-an, memberikan testimoni melakoni nikah misyar selama dua tahun. Sejauh ini, ia merasa puas menjalani hidup bersama istri misyarnya yang merupakan janda berusia 30-an.

Nikah misyar, katanya, menawarkan kenyamanan, kebebasan, dan kebersamaan yang halal. Selain itu Bebas mengunjungi istri misyarnya yang tinggal di Riyadh, walaupun ia sudah punya istri sah dan 3 orang anak.

Baca Juga: Ada 13 Jenis Pernikahan yang Dilarang dalam Islam (2)

Praktik seperti ini memang biasanya tak berumur panjang. Berdasarkan catatan dari Kementerian Kehakiman, pernikahan misyar hanya bertahan sekitar 14-60 hari saja

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya