Share

Kisah Mualaf Cantik Blasteran Jepang Inggris, Tertarik Islam Usai Lihat Perilaku Mahasiswi Muslimah

Intan Afika, Jurnalis · Selasa 02 November 2021 01:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 621 2495141 kisah-mualaf-cantik-blasteran-jepang-inggris-tertarik-islam-usai-lihat-perilaku-mahasiswi-muslimah-mENrzlOeEo.jpg Kisah mualaf cantik Hana Tajima Simpson blasteran Jepang Inggris tertarik Islam berkat temannya mahasiswi Muslimah. (Foto: YouTube Penduduk Langit)

NAMA Hana Tajima Simpson sering menjadi topik pembicaraan di kalangan blogger Muslimah. Mualaf cantik blasteran Jepang dan Inggris ini dikenal dengan gaya berhijabnya yang unik dan kasual. Bahkan, wajah manisnya sudah mulai menghiasi sejumlah media internasional, di antaranya Inggris dan Brasil.

Hana Tajima Simpson yang lebih dikenal sebagai perancang busana membuat kejutan melalui produk dengan merek Maysaa. Produk yang telah diperkenalkan ke pasar dunia itu berupa hijab bergaya layers. Melalui merek tersebut, Hana coba memperkenalkan gaya berbusana yang trendi, namun tetap sesuai dengan syariat Islam di kalangan Muslimah.

Baca juga: Berawal Coba-Coba Pakai Hijab, Gadis Cantik Ateis Ini Akhirnya Yakin Jadi Mualaf 

Mulai memeluk Islam sejak usia 17 tahun, Hana datang dari latar belakang keluarga Kristen yang tidak terlalu mementingkan agama dalam berkehidupan. Pasalnya, sang ayah berasal dari Jepang, sementara sang ibu adalah seorang wanita Inggris. Mereka tidak begitu percaya dengan keberadaan Tuhan.

Minat Hana terhadap ajaran agama Islam dimulai saat belajar di perguruan tinggi. Ia bertemu dan bersahabat dengan beberapa mahasiswi Muslimah. Menurut dia, sahabat-sahabatnya yang beragama Islam itu terlihat berbeda dengan yang lain.

Kisah mualaf cantik Hana Tajima Simpson blasteran Jepang Inggris tertarik Islam berkat temannya mahasiswi Muslimah. (Foto: YouTube Penduduk Langit)

"Mereka menjaga jarak dengan beberapa mahasiswi tertentu. Mereka juga menolak ketika diajak pergi ke sebuah kelab malam," kata Hana Tajima Simpson, seperti dikutip dari kanal YouTube Penduduk Langit, Selasa (2/11/2021).

Bagi Hana, hal itu sangat menarik. Dia juga menganggap bahwa sahabat Muslimnya itu sangat menyenangkan ketika diajak berdiskusi terkait kuliah. Menurut Hana, mahasiswa Muslim lebih banyak meluangkan waktu membaca di perpustakaan ataupun berdiskusi dibandingkan mahasiswa lain yang kerap bercanda tawa di tempat-tempat tertentu.

Baca juga: Sering Dipandang Berbeda, Muslimah Cantik Shereen Salama Ungkap Kehidupan Normal Umat Islam 

Dari sahabat-sahabat Muslim itulah secara perlahan Hana mulai tertarik dengan ilmu filsafat, terutama filsafat Islam. Sejak saat itu Hana mulai mempelajari filsafat Islam langsung dari sumbernya, yaitu Alquran. Makin banyak membaca, dia makin yakin dengan ajaran-ajaran agama Islam.

"Di dalam Alquran, saya menemukan banyak referensi berkisar tentang isu-isu tentang hak wanita. Makin banyak saya membaca, makin diri saya setuju dengan ide-ide di balik Alquran dan saya dapat melihat bagaimana Islam bisa mewarnai kehidupan sahabat-sahabat Muslim saya," ujar Hana.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Meski demikian, dirinya belum memiliki keinginan untuk menjadi mualaf. Hingga suatu ketika Hana merasa tak ada alasan lagi untuk tidak masuk Islam. Maka, dia pun memutuskan membaca dua kalimat syahadat.

"Namun saat itu keinginan untuk memeluk agama ini masih belum tiba. Sampai tiba pada satu titik yang mana saya tidak dapat mengatakan tidak pada diri saya tentang kebenaran agama ini, maka saya memutuskan untuk menjadi seorang Islam," kata Hana.

Baca juga: Dulu Benci Islam, Gadis Cantik Ini Jadi Mualaf Gara-Gara Lumpia 

Rasa kagumnya terhadap ajaran-ajaran yang terkandung di dalam Alquran akhirnya membuat Hana memutuskan memeluk Islam. Tanpa adanya paksaan dan hambatan, dengan hanya disaksikan teman-teman Muslimahnya, Hana pun mengucapkan dua kalimat syahadat.

"Menyatakan hal tersebut kepada keluarga adalah sesuatu yang mudah. Saya tahu mereka akan senang selagi mana saya juga senang, dan mereka bisa melihat ini adalah sesuatu yang baik," terang Hana.

Seperti halnya saat Hana memutuskan memeluk agama Islam, begitu juga keputusan untuk mengenakan hijab datang tanpa paksaan. Hana mulai mengenakan hijab di hari yang sama tepat saat dia mengucap dua kalimat syahadat. Menurutnya, ini adalah langkah perubahan hidupnya dari masa lalu.

"Ini merupakan cara terbaik untuk membedakan kehidupan saya di masa lalu dengan kehidupan saya di masa depan," ujarnya.

Baca juga: Kisah Haru Aminah Jadi Mualaf, Hendak Dibunuh dan Dikirim ke Rumah Sakit Jiwa 

Keputusannya mengenakan hijab menuai beragam reaksi dari orang-orang di sekelilingnya, terutama teman dekatnya. Pasalnya sebelum mengenakan hijab, Hana sudah memahami paham negatif terhadap orang-orang yang berhijab.

"Saya tahu apa yang mereka pikirkan tentang hijab, tetapi saya akan bersikap berpura-pura tidak mengetahuinya. Namun seiring waktu, orang-orang di sekitar saya sekarang sudah bisa menerima penampilan saya dengan balutan hijab," ungkapnya.

Dalam situs blog pribadinya, Hana mengakui bahwa menjadi seorang Muslimah di sebuah negara Barat adalah sedikit menakutkan. Banyak orang memandangnya aneh. Oleh karena itu, Hana memperkenalkan brand untuk melawan keresahan serta ketakutan para Muslimah dalam memakai hijab.

"Oleh sebab itu, saya ingin menciptakan sesuatu yang akan membantu para Muslimah di mana pun untuk terus berusaha mengatasi perasaan takut itu," ujarnya.

Baca juga: Merinding Lihat Muslim Sholat, Bule Ganteng Ini Mantap Masuk Islam 

Kini dengan busana yang dirancang Hana, kaum Muslimah di negara-negara Barat pun mampu tampil dengan pakaian yang dapat diterima oleh masyarakat di sana tanpa meninggalkan aturan yang ditetapkan Islam.

Tidak hanya para Muslimah di seluruh dunia, mode busana Muslim yang Hana rancang juga disambut baik oleh pemeluk agama lain.

Sekian kisah Hana Tajima, seorang wanita cantik blasteran Jepang Inggris saat masuk Islam. Semoga bisa bermanfaat serta menginspirasi para wanita Muslim untuk terus memakai hijab di mana pun dan kapan pun.

Baca juga: Tak Percaya Tuhan, Wanita Cantik Ini Belajar Islam lalu Yakin Jadi Mualaf 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini