Share

13 Tahun Jadi Pemuka Agama, Henrico Ucap Syahadat Usai Yakini Tuhan Itu Satu

Siska Permata Sari, Jurnalis · Kamis 23 Desember 2021 01:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 22 621 2521222 13-tahun-jadi-pemuka-agama-henrico-mantap-jadi-mualaf-usai-yakini-tuhan-itu-satu-MtneBhiXki.jpg Kisah mualaf Romo Henrico usai meyakini Tuhan itu satu. (Foto: YouTube Edy Prayitno)

SETIAP orang mempunyai jalan dan pengalaman spiritual sendiri. Termasuk Romo Henrico atau Herico Winner Sitepu, seorang pemuka agama yang baru saja menjadi mualaf usai mengucap syahadat dan memeluk agama Islam.

Setelah menjadi seorang pemuka agama sejak tahun 2011, Henrico akhirnya memutuskan berpindah keyakinan dan menjadi mualaf pada November 2020. Seperti apa kisahnya?

Baca juga: Gagal Bakar Alquran, Pemuka Agama Ini Mantap Jadi Mualaf 

Kisah mualaf Romo Henrico usai meyakini Tuhan itu satu. (Foto: YouTube Edy Prayitno)

Baca juga: Bule Tampan Ini Jadi Mualaf Usai Takjub Baca Alquran yang Diselipkan Ibunya di Ransel 

"Nama saya Herico Winner, tetapi setelah saya syahadat, pak kiai memberikan saya nama Abdurrahman. Jadi, Herico Winner Abdurrahman Sitepu," ungkapnya, seperti dikutip dari kanal YouTube Edy Prayitno, Kamis (23/12/2021).

Dia sendiri mengaku sudah lama mengenal agama Islam. Tidak hanya mempelajari agama Islam sendirian, Herico juga sering sharing dengan pemuka agama Islam seperti kiai dan ustadz.

"Saya pendeta sejak tahun 2011. Di pelayanan gereja, saya dari tahun 2007, kurang lebih 13 tahun," ungkapnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dalam kesempatan yang sama, Herico menceritakan alasannya memeluk agama Islam. Ia mengatakan keyakinannya itu bulat saat meyakini bahwa Tuhan hanya satu yaitu Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Lailahaillallah, tiada Tuhan selain Allah. Tuhan itu satu. Itu yang membuat saya sudah bulat berkeyakinan bahwa Allah itu Tuhan itu satu," ujarnya.

Baca juga: 10 Artis Korea Beragama Islam, Nomor 1 Jadi Mualaf Usai Mengunjungi Indonesia 

Meski berpindah keyakinan, Herico tidak pernah ingin membandingkan agama yang dulu dianutnya dengan sekarang. Bagi dia, agamanya yang dulu dan sekarang sama-sama mengajarkan kebaikan.

"Saya dulu berada di agama yang baik, pengajaran yang baik. Sekarang, saya juga dalam pengajaran yang baik, benar, dan sempurna," kata Herico.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Jadi Mualaf, Pria Ini Rela Hidup dari Nol demi Mempertahankan Akidah Islam 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini