Share

Dibacok Ratusan Kali Tak Mati, Gangster Ini Hijrah dan Santuni 300 Anak Yatim

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 06 Januari 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 621 2528282 dibacok-ratusan-kali-tak-mati-gangster-ini-hijrah-dan-santuni-300-anak-yatim-tOjKhfXfbW.jpg Kisah tobat Hercules Rosario Marshal. (Foto: Okezone)

KETIKA mendengar kata gangster pasti yang terpikir adalah orang-orang seram. Tapi bagaimana jika ada anggota gangster tobat dan hijrah? Ya, inilah yang dialami Hercules, sosok senior di dunia gangster Indonesia.

Dikutip dari laman nu.or.id, Kamis (6/1/2022), mendengar kisah hidup seorang Hercules memang tidak pernah bosan. Terkadang terasa memilukan dengan ribuan pengalamannya di masa lalu.

Baca juga: Kisah Umi Fared TKW Asal Madura Jadi Kaya Raya Usai Dinikahi Saudagar Arab Saudi 

Hercules yang bernama asli Rosario de Marshall adalah seorang gangster dan broker politik asal Timor Timur. Hercules adalah seorang portir untuk TNI-AD pada masa integrasi Timor Timur.

Namun siapa sangka, di usia senjanya Hercules belajar kepada tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah. Bersama pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, itu Hercules sering terlihat bersama. Hercules memanggil Gus Miftah "Abah".

Gus Miftah dan Hercules Rosario Marshal. (Foto: Istimewa)

Terbaru, Hercules terlihat mengunjungi rumah Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini didampingi Gus Miftah, Gus Ipang (cicit KH M Hasyim Asy'ari), dan Ustadz Yusuf Mansur.

"Tadi Abah (Gus Miftah) telepon kalau mau ke rumah Pak Sekjen. Saya tanya boleh ikut apa tidak. Dibilang boleh, akhirnya saya ke sini," ungkap Hercules, dikutip dari unggahan akun Instagram @ipangwahid, Jumat 24 September 2021.

Baca juga: Viral Kumandang Azan Dilengkapi Terjemahan Bahasa Isyarat, Netizen: Keren Banget 

Hercules menceritakan dia sudah mengalami hidup yang sulit dan bahaya. Matanya pernah ditembak tapi tidak wafat. Ia pernah dibacok ratusan kali, namun Allah Subhanahu wa ta'ala belum mengizinkannya wafat.

Helmy Faisal Zaini sempat menanyakan alasan mata Hercules yang berbeda antara kiri dan kanan. Dengan santai Hercules menjawab bahwa matanya yang kanan berbeda karena pernah ditembak dari jarak 1 meter. Hal itu menyebabkan matanya terluka dan agak masuk. Selain itu, dirinya juga dikeroyok ratusan orang dengan celurit dan samurai.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lalu Helmy menanyakan alasan Hercules bertobat dan memilih mendekatkan dirinya kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Hercules menjawab bahwa semua manusia hidup terbatas oleh usia. Ketika wafat maka tidak ada yang bisa dibanggakan kecuali amal baik.

"Karena belum waktunya, makanya saya tidak mati. Meskipun sudah dibacok ratusan orang. Yang Di Atas belum mengizinkan," ucapnya.

Baca juga: Abu Nawas Sengaja Membelakangi Raja, Kok Semua Malah Tertawa Terpingkal-pingkal 

Hercules yang saat itu memakai peci mengaku memiliki kebiasaan berbeda saat ini. Setiap Jumat selalu memberikan makan ratusan anak yatim dan sering puasa. Setiap Jumat ada 250–300 anak yatim diundang ke rumahnya. Ia juga baru menjalani puasa Senin Kamis.

"Kita hidup sementara. Jika ibarat tangan kotor, tangan saya ini sudah sangat kotor sekali. Umur kita tidak lama. Mau apa lagi," ungkap Hercules.

Dalam kumpul-kumpul santai itu tokoh-tokoh muda NU tersebut mendengar perjalanan hidup dari gelap menuju terang Hercules. Banyak hikmah luar biasa yang bisa dijadikan faedah.

Baca juga: MUI Soroti Artis-Artis Adopsi Boneka Arwah: Segera Tobat, Perbanyak Istigfar 

Menurut Gus Miftah, sosok Hercules besok di akhirat adalah penyelamatnya di hadapan pengadilan Allah Subhanahu wa ta'ala. "Ketika saya tidak masuk surga, nanti Maung Hercules narik saya, itu guru saya. Tolong dimasukkan ke surga," ujarnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini