Share

Kisah Mualaf Erik Riyanto, Dulu Murtadkan Orang tapi Kini Masuk Islam Usai Dengar Tahlil

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 21 Januari 2022 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 621 2535755 kisah-mualaf-erik-riyanto-dulu-murtadkan-orang-tapi-kini-masuk-islam-usai-dengar-tahlil-TLCVXOpt79.jpg Kisah Erik Riyanto dan keluarga mantap jadi mualaf. (Foto: YouTube Ngaji Cerdas)

PERJALANAN spiritual setiap orang, termasuk menjadi mualaf, bisa dijalani berbeda-beda. Bahkan sebagian ada yang tidak menyangka bahwa dirinya secara tidak sadar terketuk hatinya dengan ajaran agama Islam. Salah satunya Erik Riyanto yang mendapatkan hidayah Islam setelah mendengar kalimat tahlil.

Mulanya Erik Riyanto adalah seorang non-Muslim. Ia mengajak sang kekasih yaitu Sri Yulianti untuk masuk ke keyakinannya dan akhirnya berhasil.

Baca juga: Masuk Islam, Gadis Cantik Asal Amerika Ini Tegaskan Tuhan Tidak Miliki Anak 

Saat itu Yuli belum memberi tahu keluarganya kalau sudah murtad dan ikut bersama Erik. Namun perlahan akhirnya terkuak, dan ibunya hanya terdiam tidak memberikan jawaban apa pun.

"Ibu saya cuma diam. Enggak jawab iya, enggak jawab tidak," kata Yuli, dikutip dari kanal YouTube Ngaji Cerdas, Jumat (21/1/2022).

Kisah Erik Riyanto dan keluarga mantap jadi mualaf. (Foto: YouTube Ngaji Cerdas)

Saat itu Yuli diyakinkan oleh Erik bahwa keyakinan barunya adalah yang benar dan Tuhannya adalah Sang Juru Selamat. Bahkan, Erik berniat ingin mengajak ibunya Yuli keluar dari Islam.

Namun suatu hari Yuli diberi petunjuk bahwa agamanya yang baru ini tidak baik. Saat masuk ke rumah ibadah, jemaatnya malah bersikap tidak ramah dengannya. Tapi, Erik tetap meyakinkan Yuli agar tetap ikut keyakinannya.

Baca juga: Yakin 100% Islam Agama Paling Benar, Bule Cantik Ini Mantap Jadi Mualaf 

Hingga akhirnya mereka menikah dan memiliki anak perempuan. Kurang lebih 7 tahun Yuli ikut keyakinan Erik, kemudian suatu hari keluarga asal Bandung, Jawa Barat, ini tersentuh sedikit demi sedikit dan dibukakan pintu hatinya.

Setelah Yuli merenung, akhirnya ia memutuskan kembali ke Islam. Saat itu Erik hanya bisa pasrah, karena istrinya dianggap telah mengkhianatinya dan agamanya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tapi nyatanya Erik malah tergugah hatinya ingin masuk Islam. Erik dengan spontan menyatakan kepada istrinya ingin ikut dengannya menjadi seorang mualaf.

"Langsung saya bilang mau ikut masuk Islam," kata Erik.

Baca juga: Masuk Islam, Mualaf Cantik Asal Spanyol Ini Berdoa Ingin Selalu Didekatkan dengan Ulama 

Tepat di malam takbiran hari raya Idul Adha 2018, Erik merenung di teras rumahnya sambil mendengarkan takbiran dan kalimat-kalimat tahlil lainnya. Dalam hatinya, Erik meminta petunjuk jika dia harus masuk Islam.

"Waktu itu saya di teras melamun, sambil dengerin takbiran. Waktu itu malam takbiran. Saya bilang: 'Ya Bapak, kami minta petunjuk kepadamu, kalau memang saya harus pindah ke agama Islam, berikanlah saya satu gambaran atau penglihatan agar saya bisa pindah ke agama Islam'," tuturnya.

Saat waktunya pemotongan hewan kurban, ia melihat putrinya sangat semangat menyaksikan proses penyembelihan. Bahkan dengan sadar, Erik memakai peci hitam dan kaus berwarna putih.

Erik meyakinkan istrinya bahwa ia saat itu mantap memeluk Islam. Sebab selama di agama sebelumnya, hidupnya tidak pernah tenteram dan selalu merasa kekurangan. Padahal, hidupnya terbilang sangat berkecukupan kala itu.

Baca juga: Jadi Mualaf, Wanita Cantik Asal Rusia Ini Temukan Banyak Kebenaran dalam Ajaran Islam 

Akhirnya Erik dan istrinya memberi tahu seluruh keluarga bahwa dirinya beserta istri mantap masuk Islam. Respons dari keluarga Yuli sangat bahagia dan menangis haru tiada henti, akhirnya hidayah Islam datang kepada mereka.

"Berkat istri saya yang tangguh, istilahnya istri saya perantaranya. Alhamdulillah, sekarang kita makin istikamah. Insya Allah, karena bukan dunia yang kita cari tapi di jannah Allah," pungkas Erik.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini