Khanif berharap keterlambatan penerbangan kloter 6 embarkasi Medan (MES 6) menjadi yang terakhir. Terlebih lagi akan ada penerbangan kepulangan jamaah haji dari Bandara Madinah untuk gelombang kedua yang dimulai 30 Juli 2022.
"Kita berharap ini yang terakhir, ke depan sudah tidak ada lagi keterlambatan. Kita juga berharap tidak ada delay lagi di Madinah sehingga kepulangan jamaah ini bisa berjalan dengan lancar," kata Khanif.
BACA JUGA:Aksi Dirjen Haji Menyulam Kiswah Kakbah, Begini Hasilnya
Lanjut Khanif menjelaskan, bagi jamaah haji yang mengalami delay menjadi tanggung jawab pihak maskapai penerbangan. Mulai dari akomodasi hingga transportasi.
"Bagi jamaah yang sudah diberangkatkan dari Makkah menuju Jeddah, jamaah diinapkan di hotel transit di Jeddah. Sedangkan jamaah yang semestinya sudah berangkat tapi belum diberangkatkan ke Jeddah ini tetap tinggal di hotel-hotel jamaah dan mendapatkan katering juga," katanya.
(Nanda Aria)