INILAH kisah seorang bule bernama Bryan yang mempelajari banyak agama. Namun pada akhirnya, ia yakin dengan ajaran Islam, dan mantap memutuskan menjadi mualaf.
Bryan pun menceritakan awal mula mengenal ajaran agama Islam. Ketika tinggal di Amerika Serikat, dirinya merasa tidak bahagia dan depresi.
BACA JUGA:Kisah Gadis Cantik Dapat Hidayah Islam Setelah Ayahnya Meneliti Sebuah Kitab
"Saya melalui beberapa tahun dengan tidak bahagia, menjadi depresi, dan menarik diri. Tidak memiliki banyak teman dan tidak keluar rumah. Tidak bahagia rasanya," kata Bryan dalam kanal YouTube Rukun Indonesia.

Sebelum memutuskan memeluk agama Islam, dia mempelajari banyak agama dari internet dan lain-lain.
"Saya sudah mempelajari berbagai agama di internet. Saya belajar agama di Thailand dan tentu saja belajar agama dahulu saya ketika tumbuh dewasa," ucapnya.
BACA JUGA:Dengar Adzan Bilal bin Rabah, Bule Cantik Ini Dapat Hidayah dan Langsung Ucap Syahadat
Selama mempelajari agama-agama tersebut, Bryan menemukan perbedaan-perbedaan. Ini membuatnya bertanya-tanya tentang agama yang paling benar.
"Agama-agama tersebut memiliki ajaran-ajaran yang berbeda, dan saya tentu bertanya-tanya tentang satu hal selama empat tahun," tuturnya.
Di tengah kebimbangan, akhirnya Bryan menemukan jawabannya. Setiap mempunyai pertanyaan, dirinya selalu mendapat jawaban yang masuk akal di forum Islam.
"Setiap kali bertanya ke forum Islam, saya mendapat jawaban yang saya setujui, jawaban yang membuat saya berfikir, 'Lho masuk akal ya,' saya mengerti," ujarnya.
BACA JUGA:Dugaan KDRT Lesti Kejora, MUI: Sangat Bertentangan dengan Ajaran Islam
BACA JUGA:Islam Melarang Buang Air Sembarangan, Terungkap Alasannya
Sejak saat itulah Bryan berdoa kepada Tuhan agar menemukan agama yang tepat. Alhamdulillah, dia langsung mendapat jawabannya.
"Jadi ada masa di mana saya berbicara dengan Tuhan, 'Tolong berikan saya arah yang tepat, harus ke mana?' Dengan permintaan tersebut, dua minggu kemudian saya ada di Indonesia," bebernya.
Singkat cerita, Bryan tidak ada rencana ke Indonesia dan menjadi Muslim. Setelah menjadi mualaf, dia merasa bahagia dan semua masalah teratasi.
"Allah Subhanahu wa ta'ala mengarahkan saya ke arah yang tepat, yang saya lakukan hanya meminta, kemudian semua hal menjadi stabil. Hidup saya jauh lebih baik sekarang, saya bahagia, pernikahan saya bahagia, memiliki teman-teman dan grup sungguh jauh berbeda," pungkasnya.
Wallahu a'lam bisshawab.
BACA JUGA:Inspiratif! Wanita Cantik Ini Mantap Jadi Mualaf Usai Saksikan ART-nya Baca Alquran dan Sholat
BACA JUGA:Kisah Mualaf Selebgram Cantik Korea, Bermula Takjub Ibadah Puasa
(Hantoro)