Share

Hukum Sholat dengan Pakaian Kotor dan Kena Najis di Lokasi Bencana Alam

Hantoro, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 330 2719233 hukum-sholat-dengan-pakaian-kotor-dan-kena-najis-di-lokasi-bencana-alam-pCEZ9rqnmb.jpg Ilustrasi hukum sholat dengan pakaian kotor dan kena najis di lokasi bencana alam. (Foto: Shutterstock)

BAGAIMANA hukum sholat dengan pakaian kotor dan kena najis di lokasi bencana alam? Hal ini ternyata menjadi pertanyaan banyak pihak, pasalnya sedang terjadi beberapa musibah di Indonesia. Di antaranya gempa hingga banjir.

Dikutip dari Muhammadiyah.or.id, dalam ayat-ayat suci Alquran, umat Islam diperintahkan agar setiap kali hendak menunaikan sholat terlebih dahulu mengenakan pakaian yang bersih dan indah.

BACA JUGA:Jadwal Sholat Hari Ini Jumat 2 Desember 2022M/8 Jumadil Awal 1444H 

Info grafis sunah-sunah di hari Jumat. (Foto: Okezone)

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Artinya: "Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS Al A'raf (7): 31)

BACA JUGA:Viral Suporter, Pemain, Panitia Sholat Jumat di Stadion Piala Dunia 2022 Qatar 

Dalam hadits Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam kemudian dijelaskan bahwa pakaian yang najis tidak sah dipakai sholat. Rasulullah bersabda:

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ وَلاَ صَدَقَةٌ مِنْ غُلُولٍ

Artinya: "Tidaklah diterima sholat tanpa bersuci, tidak pula sedekah dari ghulul (harta haram)." (HR Muslim nomor 224).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Beberapa hal yang dapat dikategorikan sebagai najis dalam fikih adalah: (1) Kotoran dan muntah manusia; (2) Air mazi dan wadi; (3) Kotoran hewan, khususnya yang haram untuk dimakan; (4) Bangkai hewan; (5) Anjing dan babi.

Jika pakaian seseorang terkena salah satu dari yang disebutkan itu, maka pakaiannya tidak sah digunakan untuk sholat. Ia harus menanggalkannya dan menggantinya dengan yang lain.

Namun dalam kondisi terjadi bencana alam, di mana tidak memungkinkan untuk berganti pakaian yang bersih, hal tersebut dapat dimaklumi dan salat seseorang menjadi sah.

Kewajiban sholat tetap harus ditunaikan sekalipun salah satu syarat sahnya tidak terpenuhi. Inilah yang disebut sebagai kondisi darurat yang menyebabkan terjadinya pengecualian.

Dalam fikih disebutkan kaidah: Kondisi darurat dapat membolehkan sesuatu yang pada asalnya dilarang (al-dharuratu tubihu al-mahdzurat).

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini