Dilansir laman Ponpes Lirboyo, dijelaskan bahwa manusia paling intens berinteraksi dengan tetangga, karena bertemu setiap hari. Berkomunikasi, saling membantu, dan tolong menolong dengan para tetangga.
Misalnya saat tertimpa musibah, orang yang paling awal datang untuk menolong dan menghibur kita adalah tetangga. Oleh karena itu, semua muslim wajib berbuat baik kepada tetangga.
Sikap baik kepada tetangga antara lain mengucapkan salam saat berjumpa, membesuknya di saat dia sakit. Lalu datang menolong dan menghiburnya saat tetangga tertimpa musibah.
Orang yang berbuat buruk kepada tetangganya juga terancam api neraka. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
وَقِيْلَ لِرَسُوْلِ اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَ فُلَانَةً تَصُوْمُ النَّهَارَ وَتَقُوْمُ الَّليْلَ وَتُؤْذِيْ جِيْرَانَهَا. فَقَالَ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : هِيَ فِي النَّارِ
"Telah dilaporkan kepada Rasulullah, sesungguhnya si fulana itu selalu berpuasa di siang hari, dan ia selalu beribadah di malam hari, akan tetapi ia menyakiti tetangganya. Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam berkata: Ia masuk neraka." (HR Ahamd dan Hakim)