Hukum bacaan mad wajib munfasil sama dengan mad jaiz muttashil, yakni dipanjangkan menjadi dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan 4 sampai 5 harakat (ketukan).
Dalam ilmu tajwid, mad yaitu memperpanjang (memanjangkan) bacaan pada saat bertemunya dengan huruf-huruf hijaiah yang termasuk ke hukum mad.
Contoh Mad Wajib Munfasil
1. Surat Al Insyiqaq Ayat 16
فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ
Arab latin: Falā uqsimu bisy-syafaq(i).
Cara baca: Lafaz Falā dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan 4 sampai 5 harakat (ketukan).
2. Surat Al Qadr Ayat 2
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ
Arab latin: Wa mā adrāka mā lailatul-qadr(i).
Cara baca: Lafaz Innaaa dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan 4 sampai 5 harakat (ketukan).