JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) membuka peluang adanya pendamping jamah haji untuk lansia dan disabilitas. Dengan catatan, jika sampai akhir pelunasan tahap pertama masih ada sisa kuota jamaah.
Indonesia mendapatkan kuota 241 ribu jamaah di musim haji 2024. Jumlah tersebut setelah pemerintah mendapatkan tambahan 20 ribu jamaah haji dari pemerintah Arab Saudi di luar kuota normal sebanyak 221 ribu orang. Jumlah tersebut dibagi menjadi dua, haji reguler dan khusus.
Haji reguler mendapatkan porsi 221.720 sedangkan haji khusus sebanyak 19.280 orang. Selain jumlah jamaah, Indonesia juga mendapatkan tambahan petugas jamaah haji menjadi menjadi 4.421 orang.
Tambahan tersebut berlaku untuk pelaksanaan haji 1445 Hijriah/2024 H. "Pelunasan biaya haji (Bipih) yang dibayar jamaah haji reguler dibuka mulai 9 Januari 2024," kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (21/12/2023) dikutip dari situs Kemenag.
Pembayaran pelunasan Bipih jemaah haji reguler dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama, kata Gus Men, dibuka mulai 9 Januari - 7 Februari 2024. Jika belum terpenuhi akan dilanjutkan tahap kedua yang dimulai pada dari 20 Februari sampai Maret 2024. "Meski belum dibuka, jamaah juga sudah bisa mencicil dengan cara menabung," tambah Gus Men.