MAKKAH – Sebanyak 6 kelompok terbang (kloter) gelombang pertama akan diberangkatkan ke Indonesia dari Bandara Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada Sabtu 22 Juni 2024.
Jelang kepulangan kloter pertama ke Tanah Air, koper milik jamaah haji Indonesia mulai ditimbang dengan berat maksimal 32 kg.
Salah satu jamaah, Sumiarsih dari Kloter SOC 01 Embarkasi Solo, terpaksa membongkar lagi kopernya karena melebihi batas maksimal berat koper 32 kilogram.Rencananya dia akan pulang ke Tanah Air, pada 22 Juni 2024.
"Ada cokelat 6 kilogram, ada kurma 2 kilogram. Baju muslim 5 beli di Madinah. Ada 6 beli di Kakiyah sini. Sajadah satu kodi, minyaknya 2 dus," ujarnya saat ditemui di daerah Raudhah, Makkah, Kamis (13/6/2024).
Dikatakannya, cokelat yang dia beli rencananya akan diberikan pada sang cucu yang berada di pesantren.
Sementara baju dan sajadah adalah jatah para tetangga dan sanak saudara. “Saya berikan pada semua yang mendoakan saya,"pungkasnya.
Sementara itu Ketua Kloter SOC 01 Munsiri mengatakan semua jamaah sudah mengetahui batas maksimal berat koper. "Batas maksimalnya 32 kilogram. Insya Allah sudah aman semua, tidak ada yang lebih,"ungkapnya.
Munsiri juga mengimbau agar para jemaah tidak membawa air zamzam ke dalam tas. Karena bisa dikenakan denda. “ Jangan bawa air Zamzam ke dalam koper,” tegasnya.
(Fahmi Firdaus )