MAKKAH - Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada Mashariq (pihak ketiga yang menyiapkan layanan bagi jamaah Indonesia) untuk menuntaskan pendistribusian smart card jemaah haji Indonesia H-1 wukuf di Arafah atau hari ini, Jumat (14/6/2024).
Karena menjelang pelaksanaan puncak haji di Arafah Muzdalifah Mina (Armuzna) pada Sabtu (15/6) masih banyak jamaah yang belum memiliki smart card atau kartu nusuk.
Menag meminta pihak mashariq agar seluruh smart card sudah terdistribusi kepada jamaah yang belum menerima. Paling lambat H-1 jelang pelaksanaan wukuf di Arafah. ”Mengingat hal ini bisa menimbulkan masalah,” ujar Menag Yaqut.
Gus Men --panggilan akrabnya --juga mengungkapkan penyebab belum selesainya kartu nusuk itu. Pihak mashariq menyebut, hal itu disebabkan adanya sejumlah kendala di balik proses pencetakan kartu nusuk.
''Untuk diketahui, produksi smart card itu dilakukan oleh perusahaan penyedia,'' ujar perwakilan Mashariq, Amin Indragiri.
Amin berjanji akan mengupayakan agar seluruh smart card sudah bisa terdistribusi kepada semua jamaah haji Indonesia sebelum pelaksanaan ibadah puncak haji berlangsung.