Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Shalat Tarawih 4 Rakaat Tak Pakai Tasyahud Awal? Ini Penjelasan dan Dalilnya

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 21 Februari 2026 |16:50 WIB
Mengapa Shalat Tarawih 4 Rakaat Tak Pakai Tasyahud Awal? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Ilustrasi.
A
A
A

Adapun dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah

عن أبي هريرة عن رسول الله صلى الله عليه و سلم أنه قال: لا توتروا بثلاث أوتروا بخمس أو بسبع ولا تشبهوا بصلاة المغرب

Artinya: Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah saw bahwasanya ia berkata: Janganlah kalian melakukan witir tiga rakaat, akan tetapi lakukanlah witir 5 rakaat atau 7 rakaat. Jangan samakan witir dengan sholat magrib. [Ibnu Majah, al-Hakim dan al-Baihaqi. Menurut Syu‘aib al-Arnauṭ: Sanadnya shahih sesuai syarat Muslim].

Rasulullah dalam hadis-hadis tersebut, secara tegas melarang pelaksanaan sholat witir yang menyerupai sholat Maghrib. Makna larangan ini merujuk pada praktik duduk tasyahud awal dalam sholat witir. Demi menghindari keserupaan, maka sholat witir dilaksanakan secara kontinyu tanpa duduk tasyahud awal di tengah sholat. Serta dengan menambah jumlah rakaat sholat witir menjadi lima atau tujuh, sesuai saran nabi.

Sejalan dengan kaedah al-aṣlu fi al-‘ibādah at-tawqīf wa al-ittibā’. Suatu ibadah tidak dapat dilakukan sampai ada dalil yang memerintahkannya dan sesuai dengan yang dilakukan Rasulullah. Maka pelaksanaan sholat tarawih dalam formasi 4-4-3 rakaat sejatinya tidak perlu menggunakan tasyahud awal.

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement