رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِيۙ - وَيَسِّرْ لِيْٓ أَمْرِيۙ - وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِي - يَفْقَهُوا قَوْلِي
Rabbi-shraḥ lī ṣadrī, wa yassir lī amrī, waḥlul ‘uqdatam min lisānī, yafqahū qawlī.
Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.” (QS Ṭāhā: 25–28).
Doa ini membantu menenangkan hati sebelum ujian, memohon kemudahan dalam memahami soal dan menuliskan jawaban.
Sebagai pelengkap, beberapa ulama juga menganjurkan doa singkat untuk meminta tambahan ilmu:
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
Rabbi zidnī ‘ilmā.
Artinya: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.”
Doa ini bisa diamalkan sejak masa persiapan belajar hingga menjelang hari pelaksanaan TKA 2026, sebagai simbol kesungguhan mencari ilmu dan tawakal setelah ikhtiar maksimal.
Doa-doa umum memohon kemudahan dan ketenangan hati yang diajarkan Rasulullah SAW sangat relevan diamalkan sebelum ujian. Yang terpenting, doa harus menyertai ikhtiar: belajar sungguh-sungguh. Semoga sukses!
(Rahman Asmardika)