Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Khutbah Jumat: Jangan Halalkan Segala Cara Meski Hidup Sedang Sulit

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 24 April 2026 |11:16 WIB
Khutbah Jumat: Jangan Halalkan Segala Cara Meski Hidup Sedang Sulit
Ilustrasi.
A
A
A

Bahkan dalam hadits, Nabi Muhammad SAW telah memperingatkan dan mengancam umatnya yang melampaui batas dengan mengambil hak orang lain. Diriwayatkan oleh Imam Muslim, bersumber dari Abu Umamah: 

  عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَنَّ رَسُولَ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ‌مَنِ ‌اقْتَطَعَ ‌حَقَّ ‌امْرِئٍ ‌مُسْلِمٍ ‌بِيَمِينِهِ، فَقَدْ أَوْجَبَ اللّٰهُ لَهُ النَّارَ وَحَرَّمَ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ، فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ: وَإِنْ كَانَ شَيْئًا يَسِيرًا يَا رَسُولَ اللّٰهِ؟ قَالَ: وَإِنْ قَضِيبًا مِنْ أَرَاكٍ  

Artinya: Dari Abu Umamah r.a., Rasulullah SAW bersabda: “Siapa saja yang mengambil hak seorang muslim dengan sumpahnya secara tidak benar, maka Allah mewajibkan baginya neraka dan mengharamkan baginya surga.” Lalu seorang laki-laki bertanya, “Wahai Rasulullah, meskipun itu sesuatu yang sedikit?” Beliau menjawab, “Meskipun hanya sebatang kayu dari pohon arak (kayu siwak)” (HR. Muslim)

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah, 

Sejatinya, kesempitan hidup bukan alasan untuk melanggar batas yang telah ditetapkan, termasuk mencuri harta dan berbuat curang. Allah telah mengingatkan dalam surat Al-Baqarah ayat 188 agar kita tidak memakan harta orang lain dengan cara yang batil. Maka, dalam kondisi apa pun, pastikan setiap rupiah yang kita bawa pulang berasal dari jalan yang halal, meskipun sedikit dan terasa lambat.  

Sebagai masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah yang paling terdampak karena situasi sulit ini, kita jangan sampai mencuri, merampas, dan mengambil sesuatu yang menjadi milik orang lain.   

Hindari juga segala bentuk kecurangan, sekecil apa pun, yakni tidak menipu dalam jual beli, tidak memanipulasi pekerjaan, dan tidak tergoda jalan pintas yang melanggar aturan.

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Begitu pula bagi para pejabat yang memiliki amanah dan wewenang, hendaknya kebijakan yang dibuat benar-benar berpihak kepada rakyat. Arahkan keputusan untuk memudahkan urusan masyarakat, meringankan beban mereka, dan menghadirkan kebijakan yang adil serta solutif. Jika memungkinkan, berikan subsidi atau salurkan dana sosial kepada kelompok yang paling rentan agar mereka tetap mampu bertahan dalam situasi sulit.  

Dan yang paling penting, jangan sekali-kali tergoda untuk melakukan korupsi, terlebih di tengah kondisi yang justru menuntut kejujuran dan kepedulian yang lebih besar.  

 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement