Selain dari konsumen Indonesia, Lina juga memasarkan produknya ke beberapa negara yang memiliki penduduk muslim, seperti Shanghai di China, Vietnam, Singapura, dan Malaysia. Sementara untuk Timur Tengah, dirinya mengaku belum sanggup memenuhi permintaan mereka karena terlalu besar.
"Permintaan dari Timur Tengah masuk, tapi biasnaya permintaannya selalu banyak. Saya belum sanggup bikin sekian ribu piece. Saat ini masih memanfaatkan pasar Indonesia," pungkas Lina.
(Utami Evi Riyani)