“Media sosial memberi saya kepercayaan diri, ada begitu banyak model, influencer, dan hijabers fesyen yang menggunakan platform ini untuk menunjukkan bahwa, ya, kami adalah Muslim, tetapi siapa bilang kami tidak bisa modis pada saat yang sama juga?” kata Arrina.
Sebagai perempuan yang terbilang minoritas, baik dari ras dan agama, ia tak gentar untuk tetap percaya diri. Ia pun menebar aura positif dan berpesan kepada perempuan di seluruh dunia agar tidak takut mengejar mimpi.
“Kalian harus bekerja untuk itu. Saya diberi kesempatan ini, dan saya berhasil. Jangan mudah menyerah. Model-model reguler ditendang mundur dan menyerah, jika mereka berkata tidak, itu bukan akhir dunia,” katanya.