Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkan pula agar Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dan kaum Muslimin memberi peringatan kepada mereka dengan ayat-ayat Alquran agar mereka tidak dijerumuskan ke dalam neraka karena perbuatan mereka sendiri. Pada hari itu tidak sesuatu pun yang dapat menolong, mendatangkan kebaikan atau menolak kejahatan dan kesengsaraan yang mereka alami selain dari Allah. Pada hari itu tidak ada lagi alat yang dapat dijadikan untuk menebus diri agar terhindar dari azab Allah. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:
"Dan takutlah kamu pada hari (ketika) tidak seorang pun dapat menggantikan (membela) orang lain sedikit pun, tebusan tidak diterima, bantuan tidak berguna baginya, dan mereka tidak akan ditolong." (QS Al-Baqarah: 123)
Baca juga: Alquran dan Sains: 6 Bintang Paling Terang Ternyata Punya Nama Arab
Ayat ini membantah pendapat yang mengatakan bahwa di akhirat nanti ada pemberi syafaat yang dapat menolak atau meringankan azab selain Allah, seperti berhala-berhala, orang yang dianggap memiliki karamah dan sebagainya.
Allah Subhanahu wa ta'ala menegaskan bahwa orang-orang yang memperolok-olokkan agama Allah itu berarti mereka telah mengharamkan atas dirinya pahala dan karunia Allah di akhirat nanti, karena itu bagi mereka azab yang pedih. Mereka dijerumuskan ke dalam neraka akibat perbuatan mereka sendiri dan di neraka itu mereka meminum air yang mendidih disebabkan kekafiran mereka.
Wallahu a'lam bishawab.
Baca juga: Tips Efektif Khatam Alquran 30 Juz, Yuk Langsung Praktikkan
(Hantoro)