nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Trik Merawat Jilbab Berbahan Katun agar Awet

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 10:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 24 617 2059786 7-trik-merawat-jilbab-berbahan-katun-agar-awet-uWTnVqDJe8.jpg Ilustrasi (Foto: Imam)

Hijabers mana sih yang tidak jatuh cinta pada jilbab berbahan katun? Terbuat dari serat tumbuhan alami, ringan, tidak licin, dan membuat rambut serta kulit kepala bisa bernapas, jilbab dari bahan satu ini cocok dijadikan andalan bagi pemakainya yang tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia.

Agar tidak cepat rusak material bahannya, cara perawatannya pun harus sangat diperhatikan. Untuk yang masih bingung seperti apa triknya, sebagaimana disitat Asateerscarves, Jumat (24/5/2019) yuk simak dulu tujuh trik dalam merawat jilbab berbahan katun agar lebih tahan lama.

1. Cuci terpisah

Perlu diingat, untuk pencucian pertama, cuci dulu jilbab katun ini secara terpisah. Sebab kain katun sering melepaskan beberapa warna khususnya pada pencucian pertama, maka dari itu selalu cuci jilbab katun berwarna secara terpisah.

 Perempuan berhijab

2. Pakai air dingin

Cucilah jilbab katun ini memakai air dingin agar jilbab tidak menyusut dan juga tidak melar. Suhu air yang lebih dingin juga akan membantu mencegah pudarnya warna terang atau gelap. Cara terbaik untuk mencegah jilbab katun warnanya luntur ialah dengan mencuci langsung memakai tangan (handwash) dan air tangan.

3. Hindari pemutih murni secara langsung

Menggunakan bleaching atau zat pemutih langsung dapat menyebabkan lubang pada jilbab. Bahkan pemutih encer disebutkan bisa melemahkan serat kapas, menyebabkan jilbab jadi mudah sobek dan aus jika digunakan terlalu sering. Pilihan yang lebih baik untuk memutihkan dan mencerahkan jilbab katun putih dan berwarna adalah dengan menggunakan pemutih berbasis oksigen.

 Perempuan berhijab

4. Pakai penghilang noda yang aman

Jika noda di jilbab masih baru, taruh jilbab di bawah kucuran air keran dingin melalui bagian belakang noda selama 3-5 menit, dan kemudian gosok noda dengan lembut. Jika noda masih ada, ulangi menggosok dengan lembut dua hingga tiga kali. Sedangkan untuk noda yang sudah lama, gosokkan sedikit deterjen cair saat permukaan masih lembab, lalu biarkan selama 5-7 menit.

Setelah itu, gosok perlahan noda di antara jari-jari Anda untuk membantu melonggarkannya, baru kemudian bilas hingga bersih dengan air dingin. Bisa juga pakai sikat gigi yang lembut dan bersih sebagai alat untuk menggosok mengangkat noda di jilbab ini.

5. Hindari pelembut pakaian

Mencuci jilbab katun, tidak perlu pakai pelembut pakaian sebetulnya. Cukup cuci dengan memakai deterjen cair yang jenisnya mild (ringan). Sebab pada dasarnya, jilbab katun sudah terbuat dari kain katun yang lembut dan murni.

6. Setrika dengan suhu medium

Pertama gunakan setrika dengan suhu panas medium, setrika saat jilbab masih cukup lembap, dan selalu setrika di sisi kain yang salah. Bisa juga jika tidak mau menstrika, agar jilbab tak kusut gantung jilbab di kamar mandi beruap yang baru saja usai digunakan. Ini cara ramah lingkungan untuk menghilangkan kerutan pada jilbab loh!

7. Pakai gantungan jilbab bertekstur tebal

Berinvestasilah pada hanger jilbab yang berkualitas baik, pilih hanger yang berbentuk dan tebal alih-alih hanya gantungan baju kawat biasa. Jilbab katun ini mudah kusut, maka dari itu idealnya disimpan dengan cara digantung bukan dilipat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini