Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sedang Cari Lowongan Kerja? Baca Doa Nabi Musa Ini agar Rezeki Lancar

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 29 April 2020 |09:26 WIB
Sedang Cari Lowongan Kerja? Baca Doa Nabi Musa Ini agar Rezeki Lancar
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
A
A
A

SESUNGGAHNYA rezeki setiap insan berada di tangan Allah SWT, oleh karena itu setiap yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan, harus segera berikhtiar mencari lowongan kerja di tempat lain.

Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadist Indonesia Ustadz Fauzan Amin mengatakan sembari berikhtiar mencari lowongan kerja, setiap Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa.

"Sertai juga dengan amalan sunah lainnya, salah satuya adala sholat dhuha agar dibukakan pintu rezeki oleh Allah," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Lalu adakah doa agar mudah mendapat pekerjaan yang baru? Berikut ini adalah doa yang dianjurkan dibaca agar segera dilancarkan dalam mencari rezeki atau pekerjaan.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضىً إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih," (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 104).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement