Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doa dan Keutamaan Menyambut Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2020 |16:31 WIB
Doa dan Keutamaan Menyambut Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan
ilustrasi: shutterstock
A
A
A

LAILATUL Qadar atau disebut juga malam seribu bulan merupakan waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap umat Islam di bulan Ramadhan. Karena pada saat itu, siapa yang berdoa akan dikabulkan permintaannya oleh Allah Ta’ala dan amal ibadah dilipatgandakan pahalanya.

Sebagian besar ulama menyebut, malam Lailatul Qadar biasanya jatuh di malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Namun tidak menutup kemungkinan malam Lailatul Qadar datang di malam-malam genap.

“Disunahkan untuk memperbanyak doa pada malam tersebut, memohonlah pada Allah segala kebaikan, dan khususnya agar dosa-dosa kita dilebur dan diampuni Allah Ta’ala,” kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone, Rabu (6/5/2020).

Diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu ‘anha, Aisyah berkata : “Aku bertanya, “Ya Rasulullah. Apa pendapat engkau jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku Dzikir kan/baca?” Nabi Muhammad SAW menjawab, “Ucapkanlah/berdoalah :

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allahumma innaka ‘Afuwwun tuhibul ‘afwa fa’fu ‘anni

Artinya:”Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pengampun. Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah daku.” (HR.Tirmidzi 3760 dan HR.Ibnu Majah 3850)

Lebih lanjut, umat Islam juga dianjurkan untuk berburu Lailatul Qadar, agar mendapatkan keberkahan yang melimpah. Salah satunya diampuni dari segala dosa-dosanya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ “

Artinya:”Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari 4/225 dan Muslim 1169)

“Yang perlu dibangun pada hari hari ini, yakni menuju pertengahan Ramadhan adalah bekal dan energi ibadah kita agar tidak loyo, kendor apalagi tidak bersemangat, jadikan momentum dan firman Allah Ta’ala di bawah ini cambuk kita untuk berlomba-lomba mencapai ridha Allah SWT, dengan menjumpai keistimewaan malam Lailatul Qadar yang penuh makna dan hikmah,” tuturnya.

Allah berfirman:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Artinya:”Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu ? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar” (QS.Al-Qadar : 1-5).

(Fahmi Firdaus )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement