Masya Allah, Laki-Laki Berbakti kepada Orangtua Ini Wafat ketika Sujud

Ade Naura, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 614 2246601 masya-allah-laki-laki-berbakti-kepada-orangtua-ini-wafat-ketika-sujud-nCG0d1OrZh.jpg Ilustrasi sujud. (Foto: Istimewa)

SALAH satu rezeki manusia datang dari orangtua. Orangtualah sosok pertama yang merawat kita dengan penuh kasih sayang dan tidak pernah luntur perhatian kepada anak-anaknya.

Mengutip dari akun Youtube Islam Terkini, Rabu (15/7/2020), Ustadz Dr Khalid Basamalah menceritakan sebuah kisah ada seorang laki-laki yang sedang Sholat Jumat seketika meninggal dunia.

Baca juga: Ini Lho Hukumnya Mengeringkan Air Bekas Wudhu di Tubuh 

Kala itu ada seorang syekh di Kota Jeddah, Arab Saudi, selesai memimpin Sholat Jumat. Tiba-tiba melihat orang-orang ramai di tengah saf masjid karena ada laki-laki yang jatuh tergeletak.

Akhirnya orang tersebut dibawa ke rumah sakit dan dokter mengatakan bahwa laki-laki itu sudah meninggal setengah jam lalu, berarti kurang lebih ketika rakaat pertama sholat. Laki-laki tersebut meninggal dalam keadaan sujud.

Syekh terkejut kagum dan mengatakan bahwa orang ini wafat dalam keadaan khusnul khatimah, karena meninggal pada hari Jumat dan bertepatan ketika melaksanakan Sholat Jumat. Ia akan terselamatkan dari fitnah kubur, dan tidak lupa meninggal dalam keadaan sujud.

Seperti dalam sebuah hadis riwayat Imam At-Tirmidzi, dikutip dari Muslim.or.id:

ما من مسلم يموت يوم الجمعة أو ليلة الجمعة إلا وقاه الله تعالى فتنة القبر

Artinya: "Tidaklah seorang Muslim mati di hari atau malam Jumat, kecuali Allah menjaganya dari fitnah kubur." (HR At-Tirmidzi)

Baca juga: 5 Wanita Ini Jadi Inspirasi dalam Sejarah Islam, Yuk Ditiru 

Kemudian syekh ingin ikut memandikan jenazah laki-laki itu dan bertanya kepada sang adik dari jenazah tersebut. "Apa perilaku kakakmu sehingga Allah Subhanahu wa ta'ala menutupnya di hari Jumat dalam keadaan sujud?"

Adiknya menjawab bahwa kakaknya selalu merawat ibunya yang sudah sangat tua. Seperti datang mendahului saudara lainnya ke rumah ibunya, menyisir rambut ibunya, merapikan baju, mengambilkan minum, mengecek alat-alat seperti shampo atau sabun yang sudah habis atau belum. Saudara lainnya tidak bisa mengalahkan kakaknya yang selalu berbakti kepada ibunya tersebut.

"Puncak silaturahmi nomor 1 adalah dengan orangtua. Penyebab rezeki Anda ada pada orangtua. Lalu silahturahmi selanjutnya baru ke kerabat terdekat," ungkap Ustadz Khalid Basamalah.

Ilustrasi sholat. (Foto: Freepik)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dari kisah ini kita bisa mengambil pesan dan hikmah yang sangat baik. Mengamalkan bakti orangtua akan memberikan berkah tersendiri kepada anak yang melakukannya.

Menyisihkan waktu sebentar untuk orangtua bukanlah sebuah beban, melainkan ladang rezeki untuk anak.

Gunakan waktu sebaik mungkin ketika orangtua masih ada di dunia. Tidak ada salah atau ruginya memberikan waktu serta perhatian kepada orangtua walaupun hanya sebentar. Sebab, orangtua akan selalu mendoakan anak-anaknya dalam menjalani hidup di setiap harinya.

Baca juga: Kisah Baju Rasulullah: Memperkaya Pengemis, Bebaskan Budak, dan Sembuhkan Tunanetra 

Ilustrasi sholat. (Foto: Freepik)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya