Kisah Muslimah Indonesia Bertahan di Tengah Lockdown Melbourne, Tetap Bersyukur

Jum'at 07 Agustus 2020 20:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 614 2258783 kisah-muslimah-indonesia-bertahan-di-tengah-lockdown-melbourne-tetap-bersyukur-eS44nBE4yh.jpg Ilustrasi lockdown dampak pandemi virus corona (covid-19). (Foto: Unsplash)

SUDAH selama 16 tahun Zurlia Usman, Muslimah asal Malang, Jawa Timur, membuka sebuah butik di Kota Melbourne, Australia. Namun akibat aturan pembatasan tahap empat terkait pandemi virus corona (covid-19), ia terpaksa harus menutup sementara bisnisnya.

Bisnis Zurlia yakni Butik Emaan. Ini menjadi satu dari ribuan bisnis yang terkena dampak sejak Pemerintah Victoria menutup sementara atau lockdown usaha yang tidak termasuk kebutuhan pokok dan mendesak mulai Rabu 5 Agustus 2020 malam.

Baca juga: Bagaimana Sih Tanda-Tanda Amal Ibadah Kita Diterima Allah? 

"Setelah turun pendapatan karena pembatasan pertama selama tiga minggu, kami sempat berharap bisa naik lagi pelan-pelan setelah dilonggarkan, ternyata di luar dugaan harus tutup sementara lagi," ungkap Zurlia, dikutip dari ABC Indonesia, Jumat (7/8/2020).

Zurlia Usman (kanan) dan putrinya Anisa Azzahra bertahan menjalankan bisnis Butik Emaan di tengah lockdown Kota Melbourne. (Foto: Dok pribadi/ABC Indonesia)

Ia mengatakan pengeluaran terbesarnya saat ini adalah membayar sewa bangunan yang terletak di kawasan Coburg, sekira 7 kilometer dari pusat Kota Melbourne.

"Yang memberatkan untuk bisnis kami adalah sewa gedung yang cukup tinggi," beber Zurlia kepada Erwin Renaldi dari ABC Indonesia.

Baca juga: Kisah Unik di Balik Surah Al Kahfi 

Namun ia tetap bersyukur karena di tengah pandemi covid-19 telah bernegosiasi dengan pemilik bangunan untuk mendapat keringanan setelah menunjukkan adanya penurunan pendapatan.

Zurlia juga mengatakan bahwa salah satu hal yang membuat Butik Emaan bertahan adalah tunjangan uang "Jobkeeper" dari pemerintah yang diberikan kepada pemilik bisnis dengan penurunan omzet lebih dari 30 persen.

Banyak di antara pemilik bisnis di Melbourne merasa khawatir tidak akan mampu bertahan jika bisnisnya akan ditutup sementara selama enam minggu.

Tapi dengan berbekal pengalamannya menjalani bisnis butik selama belasan tahun, Zurlia yakin jika bisa melalui "badai" virus corona dengan baik.

Baca juga: Cara Bersihkan Hati yang Kotor Menurut Hadis Rasulullah 

Butik Emaan di Melbourne, Australia, milik Muslimah Indonesia Zurlia Usman. (Foto: Dok pribadi/ABC Indonesia)

"Kami optimis badai kali ini juga bisa dilalui, jadi berpikiran positif, karena bukan sesuatu yang permanen," ujar Zurlia yang kini hanya melayani pembelian secara daring.

Zurlia yang pindah ke Australia pada 1988 untuk meneruskan sekolah mengatakan banyak hal yang bisa dipelajari oleh pebisnis di Melbourne selama usaha ditutup sementara, seperti melatih kemampuan beradaptasi dalam bisnis dan mencari inovasi.

Baca juga: Alquran dan Sains: Jaring Laba-Laba Lebih Kuat dari Baja dengan Ukuran Sama 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini