Sejarah Puasa Asyura 10 Muharram

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 18 Agustus 2021 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 330 2457527 sejarah-puasa-asyura-10-muharram-fTkMlBrHHS.jpg Ilustrasi sejarah puasa asyura. (Foto: Shutterstock)

BESOK umat Islam akan melaksanakan puasa asyura. Puasa sunah ini ditunaikan setiap tanggal 10 Muharram atau biasa disebut Hari Asyura. Tahun ini puasa asyura bertepatan dengan hari Kamis 19 Agustus 2021 Masehi.

Banyak amalan yang bisa dilakukan pada bulan Muharram. Pasalnya, Muharram termasuk dari empat bulan haram atau suci. Muharram juga disebut sebagai Syahrullah atau bulan Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Besok Puasa Asyura 10 Muharram, Ini Tata Cara dan Niatnya 

"Banyak juga amalan istimewa yang bisa dilakukan, seperti puasa asyura pada tanggal 10 Muharram," jelas Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Lalu bagaimana sejarah puasa asyura?

Asyura adalah hari ke-10 pada bulan Muharram. Hari tersebut sangat populer di kalangan umat Islam. Di mana waktu itu merupakan hari berkabung karena kesyahidan Husain bin Ali, cucu dari Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam, yang wafat saat pertempuran Karbala tahun 61 Hijriah (680 Masehi).

Baca juga: Perselingkuhan Perbuatan Buruk, Ini Dalil-Dalilnya 

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda:

صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ صُومُوا قَبْلَهُ يَوْماً أَوْ بَعْدَهُ يَوْماً

Artinya: "Lakukanlah puasa asyura, dan jangan sama dengan Yahudi. Karena itu, lakukanlah puasa sehari sebelumnya dan sehari setelahnya." (HR Ahmad Nomor 2191 dan Baihaqi dalam Kitab Al Kubro Nomor 8189)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Namun menurut tradisi Sunni, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam berpuasa pada hari tersebut selama dua hari, karena dengan tujuan untuk menyelisihi umat Yahudi dan Nasrani.

Selain mengikuti sunah Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, jika melaksanakan puasa asyura, kaum Muslimin juga akan meraih banyak keberkahannya.

Baca juga: Yuk Ketahui Cara Bermusyawarah Suami dan Istri Menurut Ajaran Islam 

Adapun ayat Alquran yang menerangkan tentang disunahkan berpuasa di Hari Asyura, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya 4 bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang 4 itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS At-Taubah: 36)

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya