Share

Kisah Pemuka Agama Masuk Islam karena Bingung dengan Surat Al Ikhlas

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 11 Januari 2022 01:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 621 2530143 kisah-pemuka-agama-masuk-islam-karena-bingung-dengan-surat-al-ikhlas-8D8Hz3Vlsp.jpg Ilustrasi kisah pemuka agama masuk Islam setelah bingung dengan isi Surat Al Ikhlas. (Foto: Mucahityildiz/Pixabay)

HIDAYAH Islam bisa didapat siapa saja, termasuk kepada seorang pemuka agama. Inilah yang diceritakan Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA terkait gurunya Syekh Jamil Zainu yang memiliki teman seorang mualaf.

Ustadz Khalid Basalamah mengatakan, dahulu ada seorang pemuka agama yang merupakan teman gurunya. Kemudian Syekh Jamil bertanya kepada pemuka agama tersebut, bagaimana jika syahadat diganti atau ditambah dengan nama Isa Alaihissallam? Di mana umat Islam pun mengakui keberadaan Nabi Isa, dan mengimaninya seperti halnya kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam beserta rasul lainnya.

Baca juga: Cerita Mualaf Bule Amerika, Berawal Gelisah saat Ada Pesta Dansa di Sekolah 

Namun pemuka agama itu malah menjawab bahwa Islam adalah agama yang aneh. Ia belum bisa menerima kebenaran Islam, khususnya meyakini keberadaan Nabi Isa Alaihissallam yang umat Nasrani yakini sebagai anak Tuhan.

Selain itu, pemuka agama itu juga menyatakan heran dengan Surat Al Ikhlas. Sebab dalam penggalan ayatnya menyatakan bahwa "Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakan" yang artinya Tuhan sendiri tidak memiliki keturunan dari kakek atau nenek.

"Kata pemuka agama, agama kamu memang membingungkan," ujar Ustadz Khalid Basalamah, seperti dikutip dari kanal YouTube Hidayah Indonesia, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Kisah Mualaf Felixia Yeap, Mantan Bintang Majalah Playboy yang Mantap Masuk Islam 

Kemudian supaya tidak membuat pemuka agama itu bingung, Syekh Jamil memberikan Alquran yang dilengkapi terjemahan. Begitu juga sebaliknya, pemuka agama itu memberikan kitabnya kepada Syekh Jamil sebagai pembanding, mana agama yang benar.

Setelah beberapa lama, Syekh Jamil lupa membaca kitab yang diberikan pemuka agama tersebut. Sementara si pemuka agama benar-benar membaca dan memahami maksud dari Surat Al Ikhlas yang membuatnya bingung.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Pada suatu hari keduanya bertemu, lalu Syekh Jamil bertanya kepada pemuka agama itu, apakah ia masih bingung dengan ajaran agama Islam dan Surat Al Ikhlas? Bahwa sesungguhnya Tuhan itu esa (satu) tidak beranak dan tidak diperanakan.

"Kata pemuka agama, 'Kayaknya agama kamu bener deh.' Kemudian Syekh Jamil mengajak pemuka agama itu membaca syahadat dan akhirnya masuk Islam," terang Ustadz Khalid Basalamah.

Baca juga: Kisah Mualaf Yusuf, Dapat Hidayah Islam Setelah Lihat Pamannya Dikremasi 

Baca juga: Kisah Ibu dan Anak Asal Prancis Mantap Bersyahadat, Berawal Perlakuan Baik Tetangga Muslim 

Ia menerangkan, Islam selalu mengajarkan kesederhanaan. Manusia tidak perlu repot-repot memaksa seseorang untuk percaya dengan Islam, tapi cukup menyampaikan, selebihnya pasrahkan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Nabi-nabi juga hanya diperintahkan menyampaikan Islam oleh Allah Subhanahu wa ta'ala," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini