Share

Kisah Syekh Mutawalli Jadi Ulama Besar Berkat Berbakti kepada Orangtua, padahal saat Kecil Sangat Bandel

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2022 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 614 2567633 kisah-syekh-mutawalli-jadi-ulama-besar-berkat-berbakti-kepada-orangtua-padahal-saat-kecil-sangat-bandel-VaIFsn6ggW.jpg Ilustrasi kisah Syekh Mutawalli menjadi ulama besar berkat berbakti kepada orangtua. (Foto: Shutterstock)

SELURUH manusia bisa hidup di dunia ini berkat kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala, selain karena wasilah kedua orangtua. Tujuan manusia hidup di dunia adalah kembali kepada Allah Ta'ala. Pilihannya adalah kembali dengan kebaikan atau dengan keburukan. Jika kebaikan, maka surga yang didapat. Jika keburukan, maka neraka yang akan didapat.

Setiap orang pasti menginginkan surga. Namun, bagaimana manusia dapat mendapatkan surga? Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan mencari surga dari orang yang paling dekat dengan manusia yaitu kedua orangtua. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ…

Artinya: "Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak …" (QS Al Isra’/17: 23)

Baca juga: Catat! 4 Hal Ini Wajib Dijaga Supaya Puasa Ramadan Tidak Sia-Sia 

Ada sebuah kisah menarik di negeri Mesir yang cocok dengan topik ini. Ada seorang anak yang terkenal karena kebandelan dan kenakalannya. Bahkan, ada sebagian orang yang mengatakan bahwa anak yang paling bandel di Mesir pada zaman itu adalah orang tersebut.

Ia bernama Mutawalli al-Sya’rawi. Dia adalah orang yang kenal dikenal sebagai seorang mufasir besar dari negeri Mesir. Seorang yang nasihatnya didengar oleh setiap umat Islam, bahkan oleh orang sekelas Hosni Mubarak.

Syekh Mutawalli al-Sya’rawi kecil adalah seorang anak yang bandel sekali, anak yang sering membuat keonaran. Setiap ada Syekh Mutawalli kecil pasti ada saja kegaduhan yang terjadi. Namun, sebandel apa pun Syekh Mutawalli kecil, ada satu hal yang tidak bisa ia lakukan yakni membangkang kepada orangtuanya. Syekh Mutawalli kecil adalah orang yang amat patuh terhadap kedua orangtuanya.

Suatu hari orangtuanya mengetahui perilaku Syekh Mutawalli kecil yang selalu membuat kegaduhan dan kenakalan. Kemudian kedua orangtuanya berinisiatif mengirimnya ke pesantren di daerah Mesir. Tidak berbeda jauh, Syekh Mutawalli kecil tetap menjadi anak yang bandel hingga membuat para ustadz yang ada di pesantrennya geleng kepala.

Baca juga: Jumat Berkah, Yuk Kerjakan 8 Sunah Berpahala Sangat Besar Ini 

Suatu hari Syekh Mutawalli kecil membuat rencana untuk keluar dari pesantren. Ini terjadi ketika pesantren mengharuskan para santrinya memiliki sejumlah kitab yang harganya tidak murah. Kemudian Syekh Mutawalli kecil menulis surat kepada kedua orangtuanya melaporkan hal ini.

Surat Syekh Mutawalli kecil itu sebenarnya bertujuan agar kedua orangtuanya mau mengeluarkannya dari pesantren karena ia tahu bahwa kedua orangtuanya tidak memiliki uang sebanyak itu untuk membeli kitab-kitab yang diperlukan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Seminggu kemudian, tanpa disangka-sangka, kedua orangtuanya datang ke pesantren. Alih-alih memintanya keluar dari pesantren lantaran tidak memiliki cukup uang guna membeli kitab, kedua orangtuanya malah membeli semua kitab yang diminta oleh pesantrennya.

Hal itu sontak membuatnya kaget dan terpaku. Ini membuatnya merenung selama beberapa hari. Akhirnya, ia sampai pada kesimpulan bahwa kedua orangtuanya ingin agar dirinya benar-benar menjadi seorang ulama yang berilmu.

Baca juga: Ayat Kursi Lengkap Bacaan Arab, Latin, Arti, hingga Keutamaannya yang Sangat Besar 

Setelah perenungannya tersebut, tidak membutuhkan waktu lama, Syekh Mutawalli menamatkan semua kitab yang diberikan oleh kedua orangtuanya. Setelah itu, ia langsung kembali menghafalkan Alquran, hadis, kitab-kitab fikih, dan lainnya.

Pada akhirnya, Syekh Mutawalli menjadi seorang mufti termuda di Mesir saat itu. Hal ini karena ia tetap berbakti kepada kedua orangtuanya.

Dari cerita Syekh Mutawalli dapat diambil sebuah ibrah yang amat berharga. Setiap manusia hendaknya tetap berbakti, menuruti semua yang dikatakan oleh kedua orangtuanya. Jangan pernah membuat hati kedua orangtua kecewa, apalagi marah. Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Yuk Perbanyak Baca Salawat Nabi di Hari Jumat, Ini Balasan Luar Biasa Besar yang Akan Diraih 

Oleh: Ustadz Hendy Irawan Saleh S. Th.I ME

Pengasuh Pesantren Tahfizh Daarul Quran Bandung

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini