Share

Berasal dari Keluarga Anti-Islam, Bule Cantik Ini Jadi Mualaf Setelah Kagumi Gerakan Sholat

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Minggu 12 Juni 2022 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 11 621 2609866 berasal-dari-keluarga-anti-islam-bule-cantik-ini-jadi-mualaf-setelah-kagumi-gerakan-sholat-nS5ymCYUlc.jpg Ilustrasi kisah mualaf bule cantik Inggris Faith Abbey dari keluarga anti-Islam. (Foto: YouTube Cahaya Al Hidayah)

INILAH kisah bule cantik asal Inggris bernama Faith Abbey yang sangat anti-Islam mendapat hidayah dan mantap menjadi mualaf. Itu semua atas kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala.

Meski ayahnya adalah anggota kelompok anti-Islam di Inggris, Faith Abbey tetap mendoakan kebaikan untuknya dan berpegang teguh untuk menjadi seorang Muslimah. Bagaimana kisahnya? Simak selengkapnya berikut ini.

Baca juga: Kisah Mualaf Cantik Tetap Mencintai Islam meski Ditinggal Suami Nikah Lagi, Masya Allah! 

Dikutip dari kanal YouTube Cahaya Al Hidayah, Abbey besar dalam lingkungan yang cukup religius. Tiap akhir pekan ia selalu ke rumah ibadah. Saking taatnya beribadah, kawan-kawan Abbey menduga dirinya akan menjadi pemuka agama ketika dewasa kelak.

Begitu lulus sekolah menengah, Abbey melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Di kampus, suasananya cukup berbeda dengan kampung halamannya lantaran sangat terasa nuansa keberagamannya.

Ilustrasi kisah mualaf bule cantik Inggris Faith Abbey dari keluarga anti-Islam. (Foto: YouTube Cahaya Al Hidayah)

Abbey pun bertemu dengan beberapa teman yang berlainan agama, salah satunya memeluk agama Islam. Ia cukup dekat dengan sahabat Muslim-nya itu, bahkan mereka kerap membantu Abbey dalam menyelesaikan tugas-tugas di kampus.

Lambat laun muncul keinginan dalam diri Abbey untuk mengenal Islam. Terlebih lagi, ia melihat betapa besar dampak yang ditimbulkan agama Islam pada keseharian teman-teman yang Muslim. Misalnya saja saat sedang asyik mengobrol, beberapa di antara mereka pamit sejenak untuk melaksanakan ibadah sholat.

Baca juga: Masya Allah! Bule Cantik Ini Masuk Islam Setelah Tahu Calon Suaminya Tidak Makan Bacon Babi 

Dalam pandangannya saat itu, ibadah wajib ini cukup mengesankan. Sebab, tidak hanya akhir pekan, seorang pemeluk Islam harus berdoa sebanyak lima kali dalam sehari. Abbey pernah menyaksikan salah satu temannya sedang sholat. Gerakan-gerakan ibadah yang dilakukan Muslimah itu membuatnya terkesan.

Dikarenakan sangat penasaran, Abbey pun meminta teman Muslim-nya itu untuk menjelaskan terkait agama Islam. Hal yang diketahuinya saat itu hanya agama Islam dipeluk lebih dari 1 miliar orang di dunia. Abbey lalu dipinjamkan terjemahan Alquran dan beberapa buku kisah-kisah Islam.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Setiap ada waktu senggang, dia selalu menyempatkan diri membaca-baca semua buku itu. Salah satu kisah yang membuatnya terkesima ialah cerita-cerita tentang keteladanan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Pikiran Abbey pun akhirnya terbuka. Ia menyadari jika sejarah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sama sekali berbeda dari yang dituduhkan melalui stigma-stigma.

Baca juga: Kisah Bule Inggris Masuk Islam Setelah Takjub Lihat Kebaikan Penjual Kebab 

Sebaliknya, ajaran yang dibawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam justru membawa perubahan fundamental yang positif. Dalam kehidupan sehari-hari pun karakter Nabi menunjukkan suri teladan universal, seperti berbuat baik kepada sesama manusia, bahkan kepada mereka yang telah menyakiti.

Abbey mengaku makin tertarik mengenal Islam lebih dalam. Kali ini ia dipinjamkan buku tentang ketuhanan dalam Islam. Berhari-hari ia menyelami bacaan tersebut. Satu hal yang membuatnya terpana yakni konsep tauhid. Menurut ajaran tersebut, Tuhan adalah Allah, Zat Yang Maha Esa, Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

Baca juga: Bule Australia Ini Masuk Islam Gara-Gara Temukan Buku Diary Tua, Isinya Bikin Takjub! 

Mengetahui hal itu, Abbey kembali menyadari bahwa teologi dalam Islam sangat sederhana dan masuk akal. Sejak saat itu Abbey tidak hanya terpanggil untuk mengenal Islam. Ia juga ingin menjadi seorang pemeluk agama ini.

Pada 2012, ia pun mantap memeluk agama Islam. Di sebuah masjid di Inggris, Abbey mengucapkan dua kalimat syahadat dengan bimbingan seorang imam setempat, di hadapan sejumlah jamaah. Dengan begitu, Abbey pun resmi menjadi seorang mualaf.

Ia kemudian memilih nama baru yang menunjukkan keislamannya, yakni Faith, yang artinya iman dalam bahasa Arab. Perasaan bahagia pun menyelimutinya. Dengan berislam, ia mengaku hatinya menjadi lebih tenteram.

Namun masalah mulai muncul ketika sang ayah mengetahui jika dirinya masuk Islam. Ayahnya diketahui bergabung dengan organisasi anti-Islam. Selama lima tahun, Abbey sama sekali tidak bisa menghubunginya. Pernah suatu kali ia mengunjungi rumah, tetapi yang didapat hanya respons dingin.

Baca juga: 6 Keistimewaan Orang Mualaf: Diampuni Dosanya hingga Terhindar dari Azab 

Keajaiban terjadi pada 2021, Abbey mendapati panggilan suara dari sang ayah yang mengajaknya untuk makan siang bersama. Keduanya yang telah berjarak sekian tahun akhirnya kembali bertegur sapa dalam suasana hangat dan ramah.

Hal yang sangat membahagiakan bagi Abbey, kini ayahnya sudah berubah. Sang ayah tidak lagi memandang sempit agama Islam dan kaum Muslimin. Ayahnya juga menceritakan pengalamannya bersosialisasi dengan orang-orang Islam.

Dari situ, sang ayah mengaku sadar betapa Muslimin ternyata menjadi yang paling baik kepadanya, murah hati, dan pemaaf. Kesalihan yang ditunjukkan orang-orang baik itu mengisyaratkan bahwa Islam mengajarkan cinta kasih, bukan kebencian.

Baca juga: Apakah Dosa Mualaf Bakal Diampuni ketika Bersyahadat? 

Mendengar kisah mengharukan itu, Abbey tidak henti-hentinya mendoakan kebaikan untuk sang ayah, termasuk berharap hidayah Allah menerangi hatinya.

Tentu saja perasaan bahagia begitu menyelimutinya. Kini Faith Abbey telah menikah dan memiliki tiga anak. Salah satu impian yang hendak diwujudkannya ialah menjadikan putri-putrinya sebagai penghafal Alquran.

Allahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini