NIAT puasa Tarwiyah dan Arafah 2022 ternyata sangat ingin diketahui banyak orang. Demikian juga dengan tata cara mengerjakannya hingga keistimewaannya yang luar biasa besar.
Tahun ini puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) jatuh pada hari Jumat 8 Juli, sementara puasa Arafah (9 Dzulhijjah) bertepatan dengan Sabtu 9 Juli 2022.
Baca juga: Lebih Afdol Berkurban di Perantauan atau Kampung Halaman?
Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah
Niat puasa Arafah dan Tarwiyah dimulai sejak malam hari. Batasan waktu niat sampai sebelum masuk waktu subuh. Jadi selepas maghrib sudah bisa langsung berniat dalam hati untuk puasa besok.
Apabila belum sempat niat dan bangunnya usai imsak atau subuh, bisa langsung berniat puasa sunah dengan catatan belum makan, minum, atau mengerjakan hal-hal yang bisa membatalkan puasa.
Diterangkan bahwa niat berarti al-qashdu atau keinginan. Niat puasa adalah keinginan untuk berpuasa. Letak niat di dalam hati, tidak cukup dalam lisan, tidak disyaratkan melafazkan niat. Berarti niat di dalam hati saja sudah teranggap sahnya.

Ulama besar Muhammad Al Hishni berkata:
لاَ يَصِحُّ الصَّوْمَ إِلاَّ بِالنِّيَّةِ لِلْخَبَرِ، وَمَحَلُّهَا القَلْبُ، وَلاَ يُشْتَرَطُ النُّطْقُ بِهَا بِلاَ خِلاَفٍ
"Puasa tidaklah sah kecuali dengan niat karena ada hadis yang mengharuskan hal ini. Letak niat adalah di dalam hati dan tidak disyaratkan dilafazkan." (Lihat kitab Kifayah Al-Akhyar, halaman 248)
Baca juga: Hari Arafah Sangat Istimewa bagi Kaum Muslimin, Ini Alasannya Menurut Sabda Rasulullah
Tata Cara Puasa Arafah dan Tarwiyah
Dihimpun dari laman Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc menjelaskan tata cara puasa Arafah dan Tarwiyah atau puasa Dzulhijjah tidak berbeda dengan puasa di bulan Ramadhan atau puasa sunah lainnya.
Dimulai dari waktu subuh sampai magrib. Kemudian adanya niat, menahan diri dari makan dan minum, menahan diri dari hubungan intim (jimak), serta menahan diri dari muntah dengan sengaja.