Doa ini mengandung pengakuan penuh atas kebesaran Allah, penerimaan diri sebagai hamba, kesadaran atas nikmat yang diterima, dan pengakuan atas dosa yang diperbuat. Sayyidul Istighfar dapat diamalkan tiga kali setiap hari—pagi, sore, dan malam.
Doa istighfar lain yang diriwayatkan dari hadis sahih adalah:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ
Rabbighfirli warhamni wa tub alayya wa anta khairul raahimin
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baiknya Penyayang."
Hadis dari Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW mengulang doa ini sebanyak seratus kali dalam satu majlis. Doa ini dapat diamalkan sesuai kemampuan, baik 70 kali, 80 kali, 100 kali, atau lebih, dan dapat dilakukan kapan saja, tidak terbatas pada waktu atau musim tertentu.