JAKARTA - Bulan Rajab adalah momen istimewa bagi umat Muslim untuk memperdalam hubungan spiritual dengan Allah SWT melalui berbagai amalan ibadah. Salah satu amalan yang paling dianjurkan di bulan ini adalah memperbanyak bacaan istighfar, memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.
Istighfar bukan hanya sekadar membaca kalimat-kalimat memohon ampunan dan maaf, tetapi merupakan bentuk kesadaran diri untuk kembali ke jalan yang benar dan membangun hubungan yang lebih erat dengan Sang Pencipta. Bagi yang ingin mengamalkan istighfar di bulan Rajab, berikut adalah kumpulan doa istighfar yang dapat diamalkan beserta artinya.
Istighfar memiliki tempat istimewa dalam ajaran Islam karena dipraktikkan oleh Rasulullah SAW sendiri. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Abu Hurairah RA menceritakan bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda:
وَاللَّهِ إِنِّي لاَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِي الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً
Wallāhi innī lastaghfirullāha wa atūbu ilaihī fil-yaumi aktsara min sab‘īna marratan.
Artinya: "Demi Allah, sesungguhnya aku meminta ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali."
Hadis ini menunjukkan bahwa istighfar adalah amalan yang terus-menerus dan merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari seorang Muslim, tidak terbatas pada waktu atau musim tertentu. Dengan memperbanyak istighfar, kita menunjukkan kesadaran atas kelemahan diri dan ketergantungan penuh kepada Allah SWT.
Doa istighfar yang paling sederhana dan mudah diamalkan adalah:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ
Astaghfirullahal-adziim
Artinya: "Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Kuasa."
Bacaan singkat ini dapat diucapkan berkali-kali sepanjang hari, baik saat pagi maupun sore hari. Kesederhanaan bacaan ini tidak mengurangi nilainya, karena yang terpenting adalah niat dalam hati untuk bertaubat dan meminta ampunan kepada Allah.
Doa istighfar yang paling sempurna menurut hadis sahih adalah Sayyidul Istighfar. Rasulullah SAW memuji doa ini sebagai doa istighfar yang terbaik. Berikut adalah lengkapnya:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana abduka, wa ana ala ahdika wa wa'dika mastata'tu, a'udhu bika min sharri ma sana'tu, abu'u laka bi ni'matika alayya, wa abu'u laka bi dhanbi faghfir li, fa innahu la yaghfiru adh-dhunuba illa anta.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha memenuhi perjanjian dan janjimu sebaik-baiknya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatan-perbuatanku. Aku mengakui nikmat-nikmatmu yang Engkau berikan kepadaku, dan aku mengakui kesalahan-kesalahanku. Maka ampunilah aku, sebab sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."
Doa ini mengandung pengakuan penuh atas kebesaran Allah, penerimaan diri sebagai hamba, kesadaran atas nikmat yang diterima, dan pengakuan atas dosa yang diperbuat. Sayyidul Istighfar dapat diamalkan tiga kali setiap hari—pagi, sore, dan malam.
Doa istighfar lain yang diriwayatkan dari hadis sahih adalah:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ
Rabbighfirli warhamni wa tub alayya wa anta khairul raahimin
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baiknya Penyayang."
Hadis dari Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW mengulang doa ini sebanyak seratus kali dalam satu majlis. Doa ini dapat diamalkan sesuai kemampuan, baik 70 kali, 80 kali, 100 kali, atau lebih, dan dapat dilakukan kapan saja, tidak terbatas pada waktu atau musim tertentu.
Untuk memaksimalkan amalan istighfar di bulan Rajab, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan.
Istighfar adalah ibadah sederhana namun bermakna mendalam yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Dengan memperbanyak bacaan istighfar di bulan Rajab—atau di bulan-bulan lainnya—kita menunjukkan kesadaran akan kelemahan diri dan harapan akan ampunan Allah.
(Rahman Asmardika)