Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jokowi dan Ma'ruf Amin Lakukan Sumpah Jabatan Hari Ini, Bagaimana Konsekuensinya dalam Islam?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 20 Oktober 2019 |00:30 WIB
Jokowi dan Ma'ruf Amin Lakukan Sumpah Jabatan Hari Ini, Bagaimana Konsekuensinya dalam Islam?
Jokowi dan Ma'ruf Amin akan jalani sumpah jabatan pada pelantikan presiden
A
A
A

Dalam tradisi indonesia, sumpah jabatan biasanya menggunakan kitab suci sesuai agama sang pejabat. Jika ia muslim maka Alquran yang digunakan.

Lalu, bagaimana jika di kemudian hari sang pejabat melanggar sumpahnya? Misal, ia tidak bekerja sesuai dengan janji-janjinya saat kampanye?

Memang kebenaran hanya milik Allah, tugas manusia berusaha semaksimal mungkin, berhasil atau tdk itu kehendak Allah.

Maka dari itu, sambung Ustadz Fauzan, bagi para calon pemimpin (pejabat) hendaknya menyampaikan janji-janji saat kampanye dengan program yang realistis, artinya dihitung secara matang berdasarkan kajian para ahli sesuai bidang masing-masing.

jokowi debat

Hal ini dilakukan agar nanti pada saat menjabat tidak kebingungan untuk merealisasikan program yang dijanjikan.

"Jika janji-janji saat kampanye realistis, kemudian pada saat menjabat ia telah berusaha sekuat tenaga merealisasikan janji-janjinya, tapi ternyata gagal, maka tidak ada konsekuensi hukum alias di-ma'fu (diampuni)," papar Ustadz Fauzan pada Okezone melalui pesan singkat, Kamis 17 Oktober 2019.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement