Demikianlah, Sayyidah Juwairiyah Ummul Mukminin hidup dalam rumah tangga Nabi SAW.bersama para istri Nabi Muhammad lainnya. Ia mendapat limpahan cahaya kenabian, ilmu, iman, dan hadis-hadis Rasulullah SAW hingga menjadi salah satu periwayat hadis.
Dari Juwairiyah, diriwayatkan tiga hadis dalam Shaih Bukhari dan dua hadis dalam Shahih Muslim. Beberapa perawi yang meriwayatkan darinya adalah Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa i, Ibnu Majah, dan masih banyak lagi.
Juwairiyah hidup hingga masa kekhalifahan Mu'awiyah dan wafat pada tahun 56 H. Jenazahnya disalatkan oleh Marwân ibn Hakam, Wali (setingkat gubernur) Madinah al-Munawwarah saat itu. Juwairiyah wafat pada usia 70 tahun. Sumber lain menyebutkan bahwa Juwairiyah wafat pada tahun 50 H dalam usia 65 tahun.
Semoga Allah merahmati Ummul Mukminin Juwairiyah binti al-Hârits karena pernikahannya dengan Rasulullah SAW telah membawa berkah dan kebaikan yang langsung dirasakan oleh kaum, keluarga, dan handai taulannya. Karena Juwairiyah-lah dan atas kekuasaan Allah, mereka berpaling dari kehambaan dan kemusyrikan ke dalam wilayah kemerdekaan dan cahaya Islam serta kejayaan.
Demikian Dikutip dari buku, 39 Tokoh Wanita Pengukir Sejarah Islam, Halaman 86-90. Penulis : Dr. Bassam Muhammad Hamami.
Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke [email protected], cc [email protected].
(Abu Sahma Pane)