nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Catat, Ini Adab Mendengarkan Khotbah Jumat

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 08:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 16 330 2153783 catat-ini-adab-mendengarkan-khotbah-jumat-yP7lU83PcG.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

SETIAP laki-laki Muslim diwajibkan melaksanakan Salat Jumat. Rangkaian ibadah tersebut dimulai dengan khotbah yang di dalamnya juga terdapat doa. Lalu bagaimana adab mendengarkan khotbah Jumat?

Adabnya yakni setiap jamaah mesti diam dan mendengarkan khatib ketika melakukan khotbah Jumat. Hadis Rasulullah SAW riwayat al-Bukhari dan Muslim:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ أَنْصِتْ يَوْمَ اْلجُمُعَةِ وَاْلإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ.

Dari Abu Hurairah ra (diriwayatkan) ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: Apabila engkau berkata kepada sahabatmu “diam” pada hari Jum’at padahal imam (khatib) sedang berkhotbah, maka sesungguhnya engkau telah berbuat sia-sia. [Shahih al-Bukhari 1:166, Shahih Muslim, 1: 338].

Hadis ini menegaskan bahwa orang yang berbicara pada waktu khatib sedang berkhotbah walaupun menegur orang lain supaya tidak berbicara misalnya, maka orang itu dianggap telah berbuat sia-sia. Hadis di atas juga ditegaskan lagi oleh hadis lain, dalam riwayat Ahmad disebutkan:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما قَالَ: قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم: مَنْ تَكَلَّمَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالإِمَامُ يَخْطُبُ فَهُوَ كَالْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا، وَالَّذِي يَقُولُ لَهُ أَنْصِتْ لَيْسَ لَهُ جُمُعَةٌ.

Dari Ibnu Abbas (diriwayatkan) ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa berkata-kata di hari Jumat padahal imam atau khatib sedang berkhotbah, maka ia seperti keledai yang memikul kitab-kitab dan orang yang berkata kepadanya “diam” tidak ada baginya “Jum‘at”. [Musnad Imam Ahmad, III :326, hadis no 2033]

Lalu apakah doa dalam khotbah Jumat tersebut harus diaminkan oleh jamaah? Dua hadis di atas yang merupakan tuntunan dari Rasulullah SAW, sudah cukup menjelaskan bahwa ketika khatib sedang berkhotbah termasuk sedang membaca doa, maka makmum harus mendengarkan dengan khusyuk dan tidak mengeluarkan kata-kata, termasuk kata-kata “amin” itu sendiri.

Pada saat khatib berdoa, kewajiban makmum adalah mendengarkannya bukan mengamininya dengan mengeluarkan kata-kata amin, sebab hal ini juga bisa mengakibatkan apa yang diucapkan oleh khatib tidak jelas untuk didengar. Demikian dikutip dari laman Suara Muhammadiyah pada Jumat (17/1/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini