nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minyak Kasturi, Wewangian yang Punya Banyak Manfaat dan Disenangi Rasulullah

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 15:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 20 614 2155547 minyak-kasturi-wewangian-yang-punya-banyak-manfaat-dan-disenangi-rasulullah-JddWkQ5Cq6.jpg Minyak Kasturi yang wangi (Foto: Nappiers)

Minyak kasturi, wewangian satu ini tentunya sudah tidak asing lagi bagi sebagian muslim, bahkan harumnya pun sangat disukai oleh Rasulullah.

Kesukaan Rasulullah terhadap minyak kasturi ini pun diungkapkan oleh Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin.

 minyak kasturi

Ustadz Ainul yaqin mengatakan, Rasulullah sangat menyukai harumnya minyak kasturi. Bahkan diibaratkan, aroma mulut orang yang sedang berpuasa lebih harum dari kasturi.

“Setidaknya kita bisa menilai bagaimana kelebihan Kasturi, khususnya wanginya sampai-sampai Nabi Muhammad SAW menyukainya,” katanya saat dihubungi Okezone, Senin (20/1/2020).

Rasulullah SAW bersabda,

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ يَقُوْلُ: قَالَ رَسُوْلُ الله ِصَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :((قَالَ الله ُعَزَّ وَجَلَّ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ ,وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ، وَلَا يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ: إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ. وَالَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ. لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ، وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ صَوْمِهِ))مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ، وَهَذََا لَفْظُ رِوَايَةِ الْبُخَارِيِّ. وَفِيْ رِوَايَةٍ لَهُ: يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أجْلِيْ، اَلصِّيَامُ لِيْ وَأنَا أجْزِيْ بِهِ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أمْثَالِهَا وَ فِيْ رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ، اَلْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ. قَالَ اللهُ تَعَالَى : (إِلاَّ الصَّوْمَ فَإنَّهُ لِيْ وَأنَا أجْزِيْ بِهِ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أجْلِي). لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ : فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ . وَلَخُلُوْفُ فِيْهِ أطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ المِسْكِ.

Artinya: Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Allah Azza wa Jalla berfirman, ‘Semua amal perbuatan anak Adam untuk dirinya kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang akan membalasnya. ’Puasa adalah perisai. Apabila seseorang di antara kamu berpuasa, janganlah berkata kotor/keji (cabul) dan berteriak-teriak. Apabila ada orang yang mencaci makinya atau mengajak bertengkar, katakanlah, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’ Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak Kasturi. Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabb-nya.’” (Muttafaq ‘alaihi).

Selain itu minyak kasturi juga memiliki banyak manfaat, khususnya untuk kesehatan. Mulai dari dapat membantu memulihkan kesadaran bagi orang yang pingsan. “Karena baunya yang pekat harumnya kasturi dipercayai mampu mengembalikan kesadaran seseorang yang pingsan," terangnya.

Lebih lanjut, kata Ustadz Ainul, minyak kasturi juga dapat melancarkan peredaran darah, menghilangkan bengkak pada tubuh, menghilangkan rasa sakit dan mampu menstimulus penghentian atau pembersihan darah haid dan masih manfaat lainnya.

Kasturi sendiri merupakan ungkapan bahasa Urdu atau bahasa Sansekerta bagi Misik Abyadh (Misik Putih). Sebagian menyebutnya Misik Madinah. Misik sendiri juga disenangi oleh istri Nabi Muhammad, yaitu diceritakan dalam riwayat hadist berikut ini:

عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَطَيَّبُ قَالَتْ نَعَمْ بِذِكَارَةِ الطِّيبِ الْمِسْكِ وَالْعَنْبَرِ

Artinya: “Dari Muhammad bin Ali ia berkata, “Aku pernah bertanya kepada ‘Aisyah, ‘Apakah Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam memakai parfum? Ia menjawab, “Ya, dengan minyak wangi misik dan ‘anbar.” (HR. Nasa’i).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini