Tidak Ada Istilah Pacaran dalam Islam, Ini Penjelasannya

Pristia Astari, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 330 2243057 tidak-ada-istilah-pacaran-dalam-islam-ini-penjelasannya-xNS8g9xUvM.jpg Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

DALAM lingkungan saat ini muncul istilah jadian atau pacaran, yakni mengenal lawan jenis dengan suatu hubungan. Namun sebenarnya dalam syariat Islam tidak pernah diajarkan tentang jadian. Secara tegas Islam melarang pacaran atau jadian.

Di dalam agama Islam, menjalin hubungan yang diajarkan adalah melalui pernikahan yang halal. Tentunya dengan usia yang cukup, memiliki pengetahuan baik, dan sudah mempunyai mata pencarian.

Baca juga: 5 Perbuatan Memuliakan Tetangga yang Harus Dijalankan Muslimin 

"Rasa suka dari seseorang ke orang lain atau lawan jenis itu manusiawi, dan kita tidak bisa membunuh rasa itu. Maka biarkan rasa itu kita kelola dengan baik sesuai dengan apa yang disyariatkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala," jelas Ustadz Khoirul Anam, dosen Universitas Nahdlatul Ulama, dalam video kepada Okezone, Rabu (8/7/2020).

Ia menjelaskan, kitab suci Alquran sudah mengingatkan kepada umat manusia janganlah mendekati. Mendekati saja tidak boleh, apalagi melakukannya, karena zina merupakan perbuatan keji.

Baca juga: Nasihat Artis Lyra Virna agar Menjadi Istri Salihah 

Hal itu sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلً

Artinya: "Dan janganlah kamu mendekati zina, sungguh itu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk." (QS Al Isra (17): 32)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara jika belum mampu menikah, diajarkan untuk menjalankan puasa dalam rangka menahan diri dari hawa nafsu. Inilah yang diberitahukan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Baca juga: Amalan-Amalan saat Terjadi Gempa 

Ilustrasi pernikahan. (Foto: Okezone)

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

Artinya: "Wahai para pemuda, barangsiapa yang sudah sanggup menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu obat pengekang nafsunya." (HR Bukhari dan Muslim)

"Fokus kita tidak hanya ke persoalan yang biologis, maka biarkan saja rasa itu berlalu. Fokuslah pada hal-hal yang positif yang harus dilakukan di sekolah maupun di kampus. Janganlah kamu menuruti keinginan tersebut, apalagi sampai fokus ke hal-hal tersebut," tegas Ustadz Khoirul Anam.

Baca juga: Berdoa Bisa Mendatangkan Pahala, Ini Penjelasannya 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya