Alquran dan Sains Ungkap Bagian Tubuh yang Tidak Hancur Setelah Dimakamkan

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 10 Agustus 2020 04:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 614 2259541 alquran-dan-sains-ungkap-bagian-tubuh-yang-tidak-hancur-setelah-dimakamkan-dgzyP2zRHE.jpg Ilustrasi permakaman. (Foto: Istimewa)

SETIAP manusia pasti akan menemui ajalnya. Akhir dari kehidupan tidak bisa dihindari karena merupakan ketetapan Allah Subhanahu wa ta'ala. Wafatnya seseorang akan berakhir dengan dimakamkan di dalam tanah. Di sinilah terjadi proses alamiah.

Alquran dan sains mengungkapkan ketika seseorang meninggal dunia dan dimakamkan, maka jenazahnya mengalami proses pembusukan serta penguraian. Namun ternyata ada satu bagian di dalam tubuh manusia yang tidak akan pernah hancur setelah dimakamkan. Bagian tubuh itu adalah tulang ekor.

Baca juga: Benarkah Kitab Suci Alquran Berisi 6.666 Ayat? 

Ilmuwan telah coba melarutkan secara kimia dengan asam yang sangat kuat, melalui pembakaran, bahkan dipukul benda keras, hingga diberi berbagai jenis radiasi, namun tulang ekor tidak bisa dihancurkan sepenuhnya.

Ketika manusia meninggal, seluruh tubuh terurai, kecuali bagian tulang ekor tersebut. Buku 'Miracles of Alquran and As-Sunnah' menjelaskan para ahli embriologi membuktikan bahwa tubuh manusia diciptakan dari untai sangat halus yang disebut untai primer.

Tulang ekor. (Foto: Istimewa)

Untai tersebut dibuat dengan kehendak Allah Yang Maha Kuasa pada hari ke-15 setelah pembuahan sel telur serta implantasi pada dinding rahim. Ketika untai ini terbentuk, semua organ embrio pun mulai terbentuk, terutama sistem saraf, bagian awal tulang belakang, lalu seluruh bagian tubuh.

Untai primer merangsang sel untuk mulai membagi, membedakan satu sama lain, dan memiliki karakteristik khusus. Hal ini juga membantu membentuk jaringan dan organ khusus secara sempurna, yang saling melengkapi dan bekerjasama untuk melakukan semua fungsi tubuh.

Baca juga: Alquran dan Sains: Jaring Laba-Laba Lebih Kuat dari Baja dengan Ukuran Sama 

Untai primer akan terurai setelah manusia mati, kecuali sebagian kecil yang berasal dari tulang ekor yang tersisa dari tulang belakang. Tulang ekor ini memiliki keistimewaan karena disebutkan dalam sebuah hadis.

Abu Hurairah Radhiyallahu anhu mengatakan, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَا بَيْنَ النَّفْخَتَيْنِ أَرْبَعُوْنَ ثُمَّ يُنْزِلُ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً . فَيَنْبُتُونَ كَمَا يَنْبُتُ الْبَقْلُ لَيْسَ مِنَ الإِنْسَانِ شَىْءٌ إِلاَّ يَبْلَى إِلاَّ عَظْمًا وَاحِدًا وَهْوَ عَجْبُ الذَّنَبِ ، وَمِنْهُ يُرَكَّبُ الْخَلْقُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

"Jarak antar dua tiupan Sangsakala itu empat puluh. Kemudian Allah menurunkan hujan dari langit, lalu mereka tumbuh seperti tumbuhnya sayuran. Semua bagian manusia akan hancur kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor. Dari tulang ekor itulah manusia diciptakan pada hari kiamat." (HR Bukhari nomor 4554 dan Muslim 5253)

Hadis ini mengungkap bahwa bagian tubuh manusia akan hancur kecuali satu tulang, yakni tulang ekor. Tulang itu akan tetap seperti itu meski manusia mengalami kematian, bahkan hingga tubuhnya membusuk. Dari tulang ekor ini manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat.

Alquran juga menyebutkan mengenai tulang-belulang. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surah Yasin Ayat 78–79:

وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ

"Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: 'Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?'." (QS Yasin: 78)

قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

"Katakanlah: 'Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk'." (QS Yasin: 79)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Gempa, Teguran Sekaligus Bukti Kasih Sayang Allah Ta'ala 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini