Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kandungan Surat Al Anfal Ayat 72, Kisah Tiga Golongan Kaum Muslimin

Hantoro , Jurnalis-Rabu, 22 September 2021 |14:09 WIB
Kandungan Surat Al Anfal Ayat 72, Kisah Tiga Golongan Kaum Muslimin
Ilustrasi kandungan Surat Al Anfal Ayat 72. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KANDUNGAN Surat Al Anfal Ayat 72 berisi tolong-menolong antara tiga golongan kaum Muslimin. Al Anfal yang memiliki arti "Harta Rampasan Perang" adalah surat kedelapan dalam kitab suci Alquran. Surat Al Anfal terdiri dari 75 ayat dan termasuk golongan Madaniyyah atau diturunkan di Kota Madinah, Arab Saudi.

Dikutip dari Alquran Digital Okezone, berikut ini isi Surat Al Anfal Ayat 72. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلَايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا ۚ وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَىٰ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Artinya: " Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada Muhajirin), mereka itu satu sama lain saling melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikit pun bagimu melindungi mereka, sampai mereka berhijrah. (Tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah terikat perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (QS Al Anfal: 72)

Baca juga: Kandungan Surat Al-Anam Ayat 70: Tinggalkan Orang yang Menjadikan Agama sebagai Senda Gurau 

Ilustrasi kandungan Surat Al Anfal Ayat 72. (Foto: Unsplash)

Tafsir

Dalam Surat Al Anfal Ayat 72 ini disebutkan tiga golongan kaum Muslimin. Golongan pertama ialah yang memperoleh derajat tertinggi dan mulia di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala, yaitu kaum Muhajirin yang hijrah bersama Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam ke Madinah dan orang-orang yang menyusul kemudian yaitu hijrah sebelum terjadinya Perang Badar. Kemudian sebagian ahli tafsir berpendapat termasuk juga dalam golongan ini orang-orang yang hijrah sebelum terjadinya perdamaian Hudaibiyah tahun ke-6 Hijriah.

Golongan pertama ini di samping perjuangannya di Madinah bersama-sama kaum Anshar, juga telah berjuang pula sebelumnya di Makkah menghadapi kaum musyrikin yang kejam, yang tidak segan-segan melakukan kekerasan dan penganiayaan terhadap orang yang beriman pada agama yang dibawa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Semua kekerasan dan kekejaman yang ditimpakan kepada kaum muhajirin ini diterima dengan sabar dan tabah dan tidak dapat menggoyahkan keimanan mereka sedikit pun. Mereka tetap bertahan dan berjuang membela agama yang hak dan bersedia berkorban dengan harta dan jiwa, bahkan mereka bersedia meninggalkan kampung halaman, anak, istri dan harta benda mereka. Oleh karena itu, mereka diberi sebutan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dengan keistimewaan; pertama: Beriman, kedua: Berhijrah, ketiga: Berjuang dengan harta dan benda di jalan Allah.

Baca juga: Asbabun Nuzul Surat Ali Imran Ayat 190-191 Beserta Tafsirnya 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement